Loewe Perfumes rilis lilin Banoffee, aroma pisang karamel yang berubah saat menyala

4 menit membaca View : 9
Abdul Halim
Gaya Hidup, News - 08 Okt 2026

INFOSENTULCITY.ID – Loewe Perfumes menambah koleksi Home Scents dengan lilin beraroma Banoffee yang menghadirkan nuansa hangat berbasis pisang dan gula karamel. Produk ini mengusung konsep aroma yang berubah karakternya seiring proses pembakaran, terinspirasi dari banoffee pie, pencuci mulut asal Inggris. Dengan wadah terracotta bergaya khas Loewe dan ukuran midi, Banoffee dirancang bukan hanya untuk mengharumkan ruangan, tetapi juga tampil sebagai elemen dekoratif.

Banoffee candle diposisikan sebagai pengalaman olfaktori bertahap, mulai dari fase ketika lilin masih padam hingga kondisi setelah menyala. Saat belum dinyalakan, wangi disebut lebih lembut dan menonjolkan pisang yang matang. Setelah dinyalakan, aroma bergeser ke profil yang lebih dalam dan hangat, seolah proses pemanasan gula karamel berlangsung, dengan nuansa yang diarahkan ke karakter flambéed.

Banoffee: inspirasi pisang karamel ala banoffee pie yang berlapis

Banoffee pie pada dasarnya meramu pisang, toffee, dan krim kocok di atas dasar biskuit atau pastry. Dalam pengembangan lilin ini, Loewe Perfumes mengadaptasi struktur rasa tersebut menjadi susunan aroma. Fokusnya ada pada perpaduan pisang yang terasa tropis dan manis, lalu disatukan dengan elemen gula yang mengalami karamelisasi. Hasilnya, produk ini menonjolkan karakter manis hangat yang terasa berlapis, bukan aroma satu dimensi.

Perubahan karakter saat lilin menyala menjadi bagian penting dari konsep. Pada kondisi padam, kesan yang muncul lebih halus dan memberi ruang bagi aroma pisang matang. Begitu lilin menyala, profil yang terdengar lebih “berani” muncul, dengan nuansa hangat yang digambarkan mengarah pada sensasi karamel yang mengalami pemanasan. Dengan pendekatan seperti ini, pengalaman wangi tidak berhenti pada satu titik, melainkan bergerak mengikuti proses pembakaran.

Perjalanan aroma: dari lembut pisang matang ke hangat karamel yang makin dalam

Yang membuat Banoffee menarik bagi pencinta wewangian rumah adalah cara aromanya ditata untuk berubah. Pada awalnya, ketika lilin belum dinyalakan, wangi cenderung lebih lembut. Pisang matang menjadi elemen yang paling terasa, memberi kesan manis yang tidak terlalu “menyerang” sejak pertama kali dicium.

Setelah dinyalakan, karakter berubah menuju kehangatan yang lebih dalam. Nuansanya diarahkan pada proses pemanasan gula karamel, sehingga aroma terasa seperti sedang berkembang, bukan sekadar menguap dengan intensitas yang sama sepanjang waktu. Pergeseran ini membuat suasana ruangan terasa lebih hidup, terutama bagi yang menyukai profil manis hangat dengan dimensi rasa yang terasa matang.

Wadah terracotta bergalur ombré, terinspirasi mug kuno

Banoffee hadir dalam wadah terracotta yang menjadi ciri khas lini Home Scents. Desainnya merujuk pada mug terracotta dari akhir abad ke-5 sebelum Masehi, lalu diterjemahkan ke bentuk modern dengan detail khas merek. Pada varian Banoffee, wadah dibuat dengan permukaan mengilap dan bergalur, kemudian diberi glasir model ombré yang memadukan gradasi warna bernuansa karamel hangat.

Di bagian alas, terdapat anagram Loewe sebagai penanda identitas produk. Kombinasi warna karamel yang mengalir dan tekstur bergalur membuat lilin ini berpotensi menyatu dengan beragam gaya interior, dari yang dominan hangat hingga yang minimalis. Karena wadahnya tampil sebagai objek visual, Banoffee tidak hanya berfungsi sebagai pengharum, tetapi juga sebagai dekorasi yang bisa ditaruh di meja, rak, atau sudut ruangan.

Ukuran midi, lilin berbahan alami, dan harga US$290

Dari sisi material, Banoffee menggunakan lilin berbahan alami. Ukuran yang ditawarkan adalah midi, sehingga lebih fleksibel untuk penempatan. Bentuknya cenderung proporsional, cocok untuk diletakkan di area yang ingin terlihat rapi tanpa harus memakai wadah yang terlalu besar.

Untuk harga, lilin Banoffee ditetapkan sebesar US$290. Konsumen dapat membelinya melalui kanal penjualan resmi merek, dengan ketersediaan yang mengikuti peluncuran lini Home Scents terbaru.

Dampak bagi pengguna: suasana hangat yang terasa berubah saat digunakan

Karakter Banoffee yang bergerak dari pisang matang menuju kehangatan karamel setelah menyala membuatnya terasa pas untuk suasana santai di rumah. Karena aroma mengalami perkembangan selama proses pembakaran, pengalaman yang didapat cenderung lebih dinamis dibanding lilin yang profil aromanya terasa statis dari awal hingga akhir.

Bagi pengguna yang menyukai aroma manis hangat, perpaduan banana amber dan nuansa gula karamel bisa menjadi pilihan untuk menemani waktu di ruang keluarga atau kamar. Selain itu, wadah terracotta bergalur dengan gradasi karamel juga memengaruhi cara orang menaruh lilin, karena banyak orang memilih menampilkan lilin sebagai bagian dari dekorasi. Dalam konteks itu, Banoffee berpotensi berfungsi sebagai statement piece kecil, tetap menarik baik saat lilin menyala maupun saat kondisi mati.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x