Pikap Tabrak Lalu Diduga Tabrak Lari di Sentul, Warga Rusak Mobil

2 menit membaca View : 11
Abdul Halim
Hukum & Kriminal, News - 07 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Sebuah mobil pikap mengalami kerusakan parah setelah terlibat kecelakaan lalu diduga kabur dari lokasi di kawasan Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Senin (7/9/2026). Peristiwa bermula saat pengemudi pikap diduga menabrak sepeda motor, kemudian melanjutkan perjalanan sehingga memicu pengejaran oleh warga dan pengendara lain.

Menurut keterangan polisi, mobil Daihatsu Grand Max yang dikemudikan YD sempat menjadi perhatian petugas Satlantas Polres Bogor karena terlihat dikejar sejumlah warga. Kejadian ini berujung pada pengamanan kendaraan di sekitar Sentul International Convention Center, Babakan Madang, untuk mencegah persekusi dan kerusakan lanjutan.

Awal kejadian, diduga tabrak lari saat melintas dari Simpang PDAM

Polisi menjelaskan, Grand Max melaju dari arah lampu merah Simpang PDAM menuju Cibinong City Mall. Ketika petugas melakukan pengaturan lalu lintas, mereka melihat mobil tersebut tengah dikejar. Pada saat yang sama, sejumlah pengendara sepeda motor ikut berada di lokasi, menambah keramaian dan memperkuat dugaan adanya insiden sebelumnya.

Dalam pengejaran itu, mobil sempat menabrak sepeda motor Yamaha NMAX di sekitar lampu merah area Sentul. Kendati terjadi benturan, pengemudi diduga tetap melanjutkan laju, sehingga warga yang merasa dirugikan langsung mengejar dan merusak mobil.

Pengejaran warga berujung perusakan, polisi cegah persekusi

Pengendara lain yang berada di lokasi langsung mengambil peran dengan mengejar pikap. Mobil kemudian dihentikan setelah diamankan di sekitar Sentul International Convention Center. Langkah pengamanan dilakukan karena situasi di lapangan berpotensi memicu persekusi dan pengrusakan yang lebih luas.

Polisi menyebutkan bahwa ada indikasi peristiwa serupa sebelumnya, berupa serempetan dengan pengendara lain. Namun, pengemudi tidak berhenti, sehingga amarah warga memuncak dan mobil akhirnya mengalami kerusakan akibat tindakan massa.

Korban mengalami luka ringan, pengemudi dan penumpang diperiksa

Akibat tabrakan tersebut, satu pengendara Yamaha NMAX berinisial MF (36) mengalami luka ringan. Korban kemudian diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan awal.

Sementara itu, pengemudi Grand Max berinisial YD bersama seorang penumpangnya telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kronologi kecelakaan, termasuk dugaan pelanggaran terkait ketidakberhentian setelah insiden.

Mobil diamankan sebagai barang bukti, ada drum dalam kendaraan

Selain mengamankan pengemudi dan penumpang, polisi juga menahan kendaraan sebagai barang bukti. Dalam pemeriksaan awal, Grand Max diketahui membawa sejumlah drum, namun isi drum masih dalam penyelidikan.

Polisi menambahkan, berdasarkan keterangan awal, pengemudi mengaku melanjutkan perjalanan karena panik dan takut dikejar warga. Keterangan itu menjadi bahan pemeriksaan lebih lanjut untuk menilai apakah tindakan pengemudi memenuhi unsur pelanggaran yang terkait dengan kecelakaan lalu lintas.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x