Kesiapan Kontingen Disabilitas Kabupaten Bogor untuk Peparda Jabar 2026

3 menit membaca View : 5
Abdul Halim
News, Olahraga - 24 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Kontingen Kabupaten Bogor yang akan berlaga pada Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026 menyiapkan atlet disabilitas melalui pemusatan latihan yang tidak hanya mengejar performa, tetapi juga memastikan kondisi tubuh siap mengikuti seluruh rangkaian program. Persiapan ini mencakup pemeriksaan kesehatan berkala, pemantauan kebugaran, pengaturan asupan nutrisi, sampai pengelolaan waktu istirahat selama Pelatcab berjalan.

Langkah tersebut dilakukan menjelang keberangkatan atlet Kabupaten Bogor ke ajang Peparda Jabar 2026, dengan dukungan tim kesehatan yang melibatkan RSUD Bhakti Pajajaran. Fokus utamanya adalah menjaga agar atlet dapat menjalani latihan secara optimal, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan medis maupun pendukung yang berbeda-beda sesuai karakteristik cabang olahraga yang dipertandingkan.

Pemeriksaan kesehatan berkala jadi fondasi kesiapan atlet

Dalam pelaksanaan Pelatcab, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin untuk memetakan kondisi fisik masing-masing atlet. Dengan pendekatan seperti ini, tim kesehatan dapat mengetahui kondisi tubuh sejak awal sehingga program latihan tidak berjalan “buta” tanpa memperhitungkan kondisi medis yang mungkin muncul. Pemantauan juga menjadi jalur deteksi dini, ketika ada keluhan atau kebutuhan tertentu yang perlu penanganan segera.

Koordinasi antara pengurus, pelatih, dan tim kesehatan menjadi kunci agar hasil pemeriksaan benar-benar berpengaruh pada pola latihan dan pemulihan. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, menekankan bahwa kesehatan serta asupan gizi atlet disabilitas merupakan perhatian serius selama proses pemusatan latihan. Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat perlu memastikan kondisi atlet tetap terjaga agar siap tampil dengan kondisi fisik yang prima.

Gizi, vitamin, dan kecukupan cairan disesuaikan kebutuhan

Aspek kesehatan yang dipantau tidak berhenti pada pemeriksaan medis. Kebutuhan makanan bergizi, vitamin, kecukupan cairan, hingga waktu istirahat juga diatur selama Pelatcab. Pendekatan ini dipandang penting agar latihan bisa diikuti secara konsisten tanpa mengabaikan pemulihan tubuh, terutama bagi atlet dengan kebutuhan yang berbeda.

Ketua Pelatcab NPCI Kabupaten Bogor, Iji Hataji, menjelaskan bahwa kebutuhan tiap atlet dapat bervariasi sesuai cabang olahraga yang digeluti. Ada atlet yang memerlukan tambahan asupan buah-buahan, makanan bergizi, vitamin, suplemen tertentu, maupun kebutuhan pendukung lain. Karena itu, tim terus berkoordinasi dengan NPCI, pelatih, tim kesehatan, serta pengelola atlet agar pemenuhan kebutuhan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Pemantauan selama latihan membantu penanganan lebih cepat

Tim kesehatan tidak hanya melakukan pemeriksaan pada tahap awal, tetapi juga melakukan pemantauan selama atlet menjalani program. Ketika ditemukan keluhan atau kebutuhan tertentu, proses tindak lanjut dapat dilakukan lebih cepat. Cara kerja seperti ini membantu mengurangi risiko gangguan latihan yang bisa menghambat kesiapan menjelang pertandingan.

Pendekatan yang menyasar pemantauan berkelanjutan juga membuat pelatih lebih mudah menyesuaikan intensitas latihan. Dengan informasi kondisi atlet yang lebih terukur, program latihan dapat diarahkan agar atlet tetap mampu berkembang tanpa memaksakan tubuh melewati batas yang tidak sesuai.

Investasi prestasi lewat pembinaan menyeluruh

Persiapan kontingen Kabupaten Bogor menempatkan kesehatan sebagai bagian dari proses pembinaan yang menyeluruh. Pembinaan tidak hanya berfokus pada latihan yang terukur dan pencapaian target, tetapi juga mencakup pemenuhan nutrisi, pemeriksaan kesehatan, waktu istirahat yang cukup, serta dukungan selama Pelatcab berlangsung.

Iji menegaskan bahwa kontingen menginginkan seluruh atlet NPCI Kabupaten Bogor memasuki pertandingan dalam keadaan sehat, bugar, dan percaya diri. Baginya, kesehatan atlet merupakan investasi prestasi karena kondisi fisik yang terjaga akan mendukung atlet menampilkan kemampuan terbaiknya saat bertanding.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x