Wisata Nako Pasir dan Angin di Megamendung Bogor resmi dibuka 14 Agustus 2026

4 menit membaca View : 27
Abdul Halim
News, Wisata & Kuliner - 19 Okt 2026

Wisata Nako Pasir dan Angin resmi dibuka pada 14 Agustus 2026 di Jalan Perjuangan, Kampung Legok Gadok, Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Destinasi ini memadukan aktivitas bermain pasir, hiburan keluarga, hingga pengalaman edukasi lewat kampung satwa, sehingga cocok untuk pelarian akhir pekan dari kawasan Jabodetabek tanpa harus meninggalkan area Puncak.

Pengelola menghadirkan konsep rekreasi terpadu yang menggabungkan area pasir, kolam renang, kampung satwa, spot nongkrong, jembatan ikonik, serta puluhan pilihan kuliner dalam satu kawasan. Dengan jam operasional yang panjang, pengunjung dapat merencanakan kunjungan dari pagi hingga malam, baik untuk bersantai, berfoto, maupun menghabiskan waktu bersama anak.

Wisata Nako Pasir dan Angin, konsep rekreasi terpadu di Puncak

Nama Nako sebelumnya sudah lebih dulu dikenal lewat kedai kopi. Namun, di Megamendung, kawasan ini dikembangkan sebagai perluasan dan menghadirkan format yang lebih luas: bukan sekadar tempat singgah, melainkan ruang gaya hidup, rekreasi, dan hiburan keluarga. Pengembangan tersebut dilakukan oleh Kanma Group sebagai bagian dari ekspansi dari Kopi Nako Kebon Jati.

Keunggulan yang paling langsung terasa ada pada area pasir yang dirancang untuk menghadirkan suasana seperti di tepi pantai. Pengunjung bisa bermain pasir sekaligus menjadikan hamparan tersebut sebagai latar foto. Nuansa sejuk juga ikut membentuk pengalaman, karena kawasan memanfaatkan pepohonan yang memberi keteduhan, membuat kegiatan berjam-jam lebih nyaman untuk berbagai usia.

Spot ikonik untuk foto, dari area pasir hingga Jembatan Pasir & Angin

Selain bermain pasir, wisatawan diarahkan untuk menjelajah spot-spot bernuansa “pasir dan angin”. Salah satu yang menonjol adalah Jembatan Pasir & Angin, yang menjadi titik ikonik untuk berfoto. Kehadiran jembatan ini melengkapi pengalaman visual di kawasan, terutama bagi pengunjung yang ingin mengambil konten dengan latar berbeda dari sekadar area bermain.

Yang menarik, suasana rindang dari pepohonan jati memberi karakter khas pada area pasir. Perpaduan antara tekstur hamparan pasir, elemen spot foto, dan udara yang terasa lebih sejuk dibanding area terbuka penuh tanpa naungan membuat aktivitas santai terasa lebih “hidup”, terutama saat keluarga datang lebih awal.

Kampung satwa mini dan aktivitas anak: liburan yang tidak berhenti di bermain pasir

Wisata Nako Pasir dan Angin tidak hanya mengandalkan hiburan visual. Ada Kampung Satwa mini zoo yang berfungsi sebagai wisata sekaligus edukasi untuk anak. Bagi keluarga, kehadiran satwa mini membuat kunjungan tidak semata-mata berorientasi pada foto atau permainan pasir, tetapi juga memberi kesempatan bagi anak untuk melihat dan mengenal satwa secara langsung.

Bagi pengunjung yang ingin aktivitas lebih variatif, tersedia playground serta kolam renang khusus anak. Menariknya, tiket kolam dibeli terpisah dari tiket masuk utama, sehingga pengunjung dapat menyesuaikan kebutuhan, terutama bila datang bersama anak yang lebih fokus pada area tertentu.

Tarif kolam anak adalah Rp25.000 untuk Senin hingga Jumat, sedangkan pada Sabtu, Minggu, dan hari libur tarifnya Rp40.000. Skema terpisah ini membantu keluarga mengatur anggaran, terutama saat berkunjung untuk durasi singkat.

Pilihan kuliner beragam di dalam kawasan

Salah satu pertimbangan penting saat memilih destinasi keluarga adalah ketersediaan makanan. Di Nako Pasir dan Angin, pengunjung tidak perlu keluar kawasan ketika ingin makan atau sekadar mencari minuman. Berbagai pilihan kuliner tersedia, mulai dari warung mie, gorengan, siomay, es, tempong, keluarga, hingga bakso.

Untuk minuman dan kopi, tersedia beberapa pilihan seperti Kopi Nako Sobat, Padre, Depot Kelapa, serta warung bertema Pasir dan Angin. Dengan ragam menu tersebut, kawasan ini dapat mengakomodasi berbagai selera, dari anak yang memilih makanan ringan hingga orang dewasa yang ingin duduk lebih lama sambil menikmati minuman.

Tiket masuk, jam operasional, serta fasilitas pendukung

Untuk tiket masuk, pengunjung dapat menggunakan pengisian saldo Kartu Akses Masuk. Harga mulai Rp50.000 untuk weekday dan Rp80.000 untuk weekend. Saldo yang diisikan dapat digunakan untuk bertransaksi di seluruh booth warung yang ada di area wisata.

Jam operasional juga mengikuti pola hari kerja dan akhir pekan. Pada hari kerja, kawasan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Sementara pada akhir pekan, operasional berlangsung 07.00 hingga 23.00 WIB. Pola ini memberi ruang bagi keluarga yang ingin datang pagi, siang, atau sore hari.

Untuk kenyamanan, tersedia fasilitas pendukung seperti masjid, toilet, ruang medis, dan ruang menyusui. Keberadaan fasilitas tersebut penting terutama bagi pengunjung yang membawa anak kecil atau berencana menghabiskan waktu lebih lama di lokasi, karena kebutuhan dasar dapat dipenuhi tanpa harus berpindah tempat.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x