Atlet Para Renang Kabupaten Bogor Targetkan Emas di Peparda Jabar VII

4 menit membaca View : 5
Abdul Halim
News, Olahraga - 25 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Cabang olahraga para renang Kabupaten Bogor menyiapkan diri untuk tampil di Pekan Paralimpik Daerah atau Peparda Jabar (Jawa Barat) VII. Sebanyak 23 atlet para renang, terdiri dari 14 laki-laki dan sembilan perempuan, saat ini sedang dimatangkan lewat program Pemusatan Latihan Cabang (Pelatcab) sebagai langkah menuju ajang yang diproyeksikan berlangsung di lingkungan Pekan Paralimpik Daerah tingkat Jawa Barat.

Manajer sekaligus pelatih para renang Kabupaten Bogor, Ujang Maman, menyatakan pembinaan difokuskan agar para atlet bisa menyumbangkan medali emas untuk kontingen NPCI Kabupaten Bogor. Ujang menyampaikan hal tersebut pada Jumat, 25 September 2026, ketika persiapan memasuki fase intens menjelang pertandingan.

Pelatcab tiga bulan, fokus fisik, endurance, dan teknik

Program Pelatcab yang dijalani para atlet berlangsung selama tiga bulan. Di periode ini, latihan diarahkan pada peningkatan kondisi fisik, daya tahan atau endurance, serta penguatan teknik renang. Pola latihan seperti ini penting karena cabang renang menuntut kombinasi kecepatan, kontrol gerak, dan stabilitas tubuh saat berada di lintasan dalam waktu tertentu.

Selain latihan rutin, pembinaan juga diarahkan untuk memastikan setiap atlet mendapat porsi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Dengan komposisi atlet yang mencakup kategori junior dan senior, Pelatcab berperan sebagai jembatan agar kemampuan teknis dan kesiapan bertanding berkembang merata.

Harapan emas dan perkembangan atlet junior yang mengejar senior

Dalam evaluasi internal selama masa latihan, Ujang menilai perkembangan para atlet sejauh ini menunjukkan hasil positif. Bahkan, atlet kategori junior mulai mampu bersaing dengan atlet senior setelah menjalani latihan secara intensif, terutama ketika persiapan memasuki bulan terakhir menjelang pertandingan.

Menurut Ujang, perubahan yang terasa paling signifikan muncul dalam satu bulan menjelang ajang. Ia menyebut bahwa atlet junior sudah dapat menunjukkan performa yang kompetitif saat dibandingkan dengan seniornya. Penilaian seperti ini biasanya menjadi indikator bahwa program latihan tidak hanya meningkatkan kebugaran, tetapi juga membangun mental bertanding dan konsistensi teknik.

Asupan gizi disesuaikan beban latihan para atlet

Penyesuaian tidak berhenti pada latihan fisik dan teknik. Ujang menegaskan bahwa kondisi kesehatan atlet turut menjadi perhatian, mengingat jadwal latihan cukup padat. Karena itu, asupan gizi perlu disesuaikan dengan beban latihan tiap atlet agar pemulihan berlangsung optimal dan performa tetap terjaga.

Pola pembinaan yang memadukan latihan intens dengan pengaturan gizi menjadi bagian penting untuk mencegah penurunan kondisi saat mendekati hari pertandingan. Dalam cabang renang, pemulihan yang baik membantu menjaga kualitas gerakan, mengurangi risiko kelelahan berlebih, dan mendukung performa pada sesi latihan maupun saat perlombaan.

Pemeriksaan kesehatan oleh tim Satgas dan atlet yang perlu pemulihan

Ujang juga mengapresiasi perhatian tim kesehatan yang melakukan pemeriksaan terhadap para atlet. Ia menyampaikan bahwa pada pagi hari saat persiapan sedang berjalan, atlet mendapatkan kunjungan dari Satgas bidang kesehatan untuk pemeriksaan kondisi kesehatan.

Meski secara umum program berjalan, ada kondisi khusus yang harus ditangani. Saat ini terdapat lima atlet yang menjalani pemulihan karena sakit. Mereka terdiri dari dua atlet perempuan, Nanda dan Elisa, serta tiga atlet laki-laki, yakni Munawar, Hermanto, dan Rawa. Keberadaan atlet yang sedang pemulihan menjadi pengingat bahwa persiapan menjelang ajang besar tetap perlu pengawasan ketat agar tidak mengganggu kesiapan bertanding.

Dampak bagi kontingen NPCI Kabupaten Bogor dan kesiapan bertanding

Target medali emas yang disampaikan manajer sekaligus pelatih menggambarkan orientasi pembinaan yang diarahkan pada hasil di Peparda Jabar VII. Harapan ini tidak hanya berkaitan dengan performa individu, tetapi juga kontribusi para atlet terhadap perolehan medali kontingen NPCI Kabupaten Bogor.

Bagi warga dan ekosistem olahraga di Kabupaten Bogor, persiapan seperti ini biasanya berdampak pada dukungan terhadap fasilitas latihan, ketersediaan kebutuhan kesehatan, serta kelancaran program pemusatan latihan. Ketika pembinaan berjalan terukur, peluang peningkatan prestasi juga ikut terbuka, terutama bagi atlet yang sedang naik level dari kategori junior menuju persaingan dengan senior.

Perkuatan dukungan pemerintah dan pengurus NPCI

Ujang berharap dukungan pemerintah dan pengurus NPCI Kabupaten Bogor terus diperkuat. Fokusnya mencakup pemenuhan kebutuhan kesehatan, gizi, serta kelangsungan program latihan bagi para atlet. Dukungan seperti ini berpengaruh pada kualitas pembinaan, terutama pada fase menjelang pertandingan ketika intensitas latihan dan kebutuhan pemulihan semakin tinggi.

Dengan persiapan yang sudah memasuki fase akhir Pelatcab dan adanya pemeriksaan kesehatan dari tim Satgas, para atlet para renang Kabupaten Bogor diarahkan untuk tetap siap menghadapi tuntutan pertandingan di Peparda Jabar VII.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x