Antisipasi Bentrok Suporter, Polres Bogor Siagakan Gabungan saat Nobar Persija vs Persib

4 menit membaca View : 7
Abdul Halim
Hukum & Kriminal, News - 12 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Polres Bogor meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan menjelang akhir pekan ini menyusul potensi gesekan antarkelompok suporter. Fokus pengawasan diarahkan pada pergerakan massa dan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung, yang beririsan dengan agenda pertandingan lain di wilayah Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto memimpin Apel Kesiapan Pengamanan di Lapangan Mako Polres Bogor pada Sabtu, 12 September 2026. Pengamanan disiapkan karena meski laga Persija vs Persib digelar di Jakarta, arus suporter yang bergerak dan berkegiatan di wilayah hukum Polres Bogor dinilai dapat memunculkan konsentrasi massa di sejumlah titik.

Apel kesiapan pengamanan di Mako Polres Bogor

Apel kesiapan tersebut menegaskan langkah preventif yang dilakukan polisi sebelum aktivitas suporter mencapai puncaknya. AKBP Wikha menekankan bahwa pengamanan tidak hanya soal penempatan personel, tetapi juga cara berinteraksi dengan massa agar situasi tetap terkendali.

Dalam arahannya, ia mengingatkan petugas untuk mengedepankan pendekatan humanis, terutama kepada suporter yang berangkat menuju Jakarta maupun yang mengikuti nobar di wilayah Kabupaten Bogor. Pendekatan itu diharapkan membantu meredam potensi ketegangan sejak awal, termasuk saat massa mulai berkumpul, bergerak, hingga bubar.

Potensi gesekan dipicu waktu bubaran nobar dan pergerakan massa

Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah waktu bubaran nobar. Polisi memprediksi arus massa yang meninggalkan lokasi nobar berpotensi terjadi bersamaan dengan pergerakan suporter lain, sehingga peluang pertemuan di jalan bisa meningkat.

AKBP Wikha menyebutkan bahwa kondisi tersebut dapat memunculkan gesekan apabila dua kelompok massa bertemu di titik yang sama atau di ruas jalan yang beririsan. Karena itu, pengamanan diarahkan agar personel tetap siaga pada jam-jam kritis, bukan hanya saat acara berlangsung.

“Agar diantisipasi betul bubaran nobar ini. Karena waktunya berbarengan dengan pergerakan suporter Persikad, ini sangat berpotensi menimbulkan gesekan di jalan,” ujar AKBP Wikha Ardilestanto.

Pasukan gabungan disiagakan, termasuk Korbrimob dan Satlantas

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, Polres Bogor menyiagakan pasukan gabungan dengan komposisi berlapis. Kekuatan tersebut terdiri dari 1 Satuan Setingkat Peleton (SST) Resimen I Korbrimob Polri, 1 SST Satlantas, 1 SST Samapta, dan 1 SST Pamtup atau pengamanan tertutup.

Pengaturan lalu lintas menjadi bagian penting karena pergerakan suporter biasanya memengaruhi kepadatan di beberapa ruas. Kehadiran Satlantas dalam skema pengamanan dimaksudkan untuk mengelola arus, mencegah penumpukan massa, dan meminimalkan potensi insiden yang dipicu situasi jalan yang padat.

Selain itu, pengamanan juga diperkuat personel dari Sie Propam dan Sie Dokkes Polres Bogor. Kehadiran unsur pengawasan dan dukungan kesehatan menunjukkan kesiapan polisi tidak hanya menghadapi aspek ketertiban, tetapi juga respons cepat bila terjadi persoalan di lapangan.

Beririsan agenda: Persija vs Persib, Persikad Depok vs PSGC Ciamis

Polres Bogor memusatkan perhatian pada potensi konsentrasi massa karena jadwal kegiatan suporter beririsan dengan pertandingan lain. Di Kabupaten Bogor, terdapat pertandingan Pegadaian Championship antara Persikad Depok melawan PSGC Ciamis yang berlangsung di Stadion Pakansari.

Beririsan dua agenda tersebut membuat pergerakan massa berpotensi menyebar dan saling tumpang tindih, baik dari segi waktu maupun jalur perjalanan. Meski pertandingan Persija kontra Persib berlangsung di Jakarta, polisi tetap mengantisipasi dampak pergerakan suporter yang melintas maupun berkegiatan di wilayah Kabupaten Bogor.

Imbauan humanis kepada suporter dan fokus personel di lapangan

AKBP Wikha menegaskan pentingnya penyampaian imbauan kepada suporter secara humanis. Petugas diharapkan mampu menjaga komunikasi yang baik, sehingga massa memahami arahan keamanan tanpa muncul resistensi atau kesalahpahaman.

“Sampaikan imbauan kepada para suporter yang berangkat ke Jakarta maupun yang menggelar Nobar di wilayah hukum Polres Bogor dengan cara yang humanis,” tegas AKBP Wikha Ardilestanto.

Di akhir arahan, ia meminta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan menjaga fokus selama pelaksanaan tugas. Penekanan pada keikhlasan dan konsentrasi penuh diarahkan agar skema pengamanan berjalan aman dan lancar, terutama pada fase peralihan setelah nobar usai ketika arus massa biasanya meningkat.

Dengan penyiagaan gabungan dan penguatan unsur pengawasan serta kesehatan, Polres Bogor menyiapkan langkah preventif untuk meminimalkan risiko gesekan antarkelompok suporter dalam periode yang berpotensi memicu konsentrasi massa.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x