Olahraga Baris Berbaris Kabupaten Bogor Gelar Kejurcab 2026 di Pakansari

3 menit membaca View : 7
Abdul Halim
News, Olahraga - 23 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Kejuaraan Cabang Lomba Olahraga Baris Berbaris Tingkat Kabupaten Bogor di Pakansari, Kabupaten Bogor, Rabu 23 September 2026, diikuti 85 tim dari 35 kecamatan. Ajang ini digelar sebagai sarana pembinaan karakter sekaligus tahapan seleksi menuju kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Barat pada Oktober 2026.

Kompetisi yang mempertandingkan beberapa kelompok usia ini bukan hanya menilai ketepatan gerakan dan kekompakan formasi, tetapi juga menguji kedisiplinan, tanggung jawab, kesabaran, serta kemampuan bekerja sebagai satu tim. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan, menekankan bahwa nilai yang dibangun lewat baris-berbaris dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kejurcab 2026 jadi seleksi tim Kabupaten Bogor ke Jabar

Asnan menyebut, baris-berbaris tidak berhenti pada posisi siap, langkah tegap, dan rangkaian gerak saat latihan atau lomba. Di balik itu ada pelajaran yang bisa diterjemahkan menjadi kebiasaan, seperti disiplin, sikap sabar, konsistensi untuk terus bergerak, serta kemampuan memberi dampak positif dalam aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, setiap anggota tim memiliki peran masing-masing. Ketika seluruh peran dijalankan secara disiplin dan selaras, barulah kekompakan terbentuk dan menjadi kekuatan utama tim saat menghadapi penilaian di lapangan. Komitmen pemerintah daerah juga terlihat lewat dukungan pembinaan generasi muda melalui jalur olahraga dan kepemudaan.

Jumlah peserta, kategori lomba, dan antusiasme penonton

Ketua Forum Baris Berbaris Indonesia (Forbasi) Kabupaten Bogor, Wahyu Chaniago, menjelaskan bahwa Kejurcab 2026 menjadi kejuaraan tingkat kabupaten pertama yang digelar organisasi tersebut sejak terbentuk sekitar dua tahun lalu. Ia menilai ini sebagai momen perdana yang sekaligus menjadi pembuktian bahwa kegiatan baris-berbaris di wilayahnya sudah siap tumbuh dengan tampilan yang lebih baik bagi peserta.

Kejuaraan mempertandingkan empat kategori, yaitu U-13, U-16, U-19, dan senior. Sebanyak 85 tim turut ambil bagian, dengan perwakilan dari sekitar 35 kecamatan. Chaniago juga menyebut antusiasme masyarakat cukup tinggi, dengan sekitar 1.000 penonton sudah hadir sejak pagi dan jumlahnya diperkirakan terus bertambah selama rangkaian lomba berlangsung.

Pembinaan karakter dan makna kedisiplinan dalam baris-berbaris

Dalam pandangan Asnan, olahraga baris-berbaris berperan membentuk karakter melalui latihan yang menuntut ketertiban dan konsistensi. Rutinitas gerak yang seragam, kepatuhan pada aba-aba, serta kemampuan menjaga formasi selama pertandingan melatih peserta untuk bertanggung jawab atas posisi dan kontribusinya.

Ia juga menegaskan bahwa menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan, namun yang lebih penting adalah bagaimana kebersamaan dalam kegiatan ini menguatkan silaturahmi dan memperluas jejaring antar-peserta. Dengan cara itu, peserta diharapkan tetap termotivasi untuk terus “berdiri tegak, bergerak, dan berdampak” baik ketika berlatih maupun saat kembali ke aktivitas masing-masing.

Harapan peserta dan dukungan Pemkab Bogor

Kejuaraan ini sekaligus menjadi tahapan untuk menentukan tim yang akan membawa nama Kabupaten Bogor pada kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Barat di Subang pada Oktober 2026. Chaniago menyatakan bahwa pihaknya berharap peserta terbaik mampu meraih prestasi di tingkat provinsi, sehingga pembinaan yang dilakukan di level kabupaten benar-benar berbuah pada peningkatan kualitas.

Dalam kesempatan yang sama, dukungan Bupati Bogor Rudy Susmanto disebut ikut dirasakan peserta, termasuk penyediaan trofi khas bagi para juara. Dukungan tersebut membuat perhelatan terasa lebih bermakna bagi sekolah-sekolah yang mengirimkan tim, salah satunya SMAN 1 Parung.

Audrey Asyifa dan Galang Adit Prawira, dua peserta dari SMAN 1 Parung, mengaku telah melakukan persiapan sekitar tiga minggu sebelum mengikuti kejuaraan. Audrey mengatakan event berjalan baik, medannya nyaman untuk lomba, dan panitia memberikan pengelolaan yang dinilai bagus. Galang menargetkan timnya bisa masuk dua besar atau meraih juara pertama agar berpeluang mewakili Kabupaten Bogor pada kejuaraan provinsi.

Audrey juga mengajak generasi muda yang tertarik dengan olahraga baris-berbaris untuk tidak mudah menyerah. Ia menilai kesempatan mengikuti kejurcab akan kembali hadir, sehingga peserta perlu terus mengasah kemampuan, menjaga semangat latihan, dan berani ikut event berikutnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x