
INFOSENTULCITY.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 32.000 liter ke tiga kecamatan, yakni Tanjungsari, Jasinga, dan Cibungbulang, untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air. Program ini digelar melalui kolaborasi Dinas Sosial Kabupaten Bogor dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia, menyasar masyarakat terdampak di sejumlah desa dan kampung.

Distribusi dilakukan dengan pembagian volume yang berbeda di tiap lokasi, menggunakan unit tangki di beberapa titik, serta melibatkan petugas lapangan untuk memastikan penyaluran tepat sasaran. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’rup, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan respons pemerintah terhadap kebutuhan dasar warga yang terdampak keterbatasan air bersih.
Di Kecamatan Tanjungsari, bantuan air bersih diarahkan ke Desa Pasirtanjung. Lokasi penerima meliputi Kampung Lebak Pasar RT 008/RW 03, Kampung Sirna Bakti RT 001/RW 01, serta Kampung Parung Gede RT 005/RW 02 dan RT 004/RW 02. Sebanyak 16.000 liter air bersih didistribusikan menggunakan dua unit tangki, dengan penerima sebanyak 458 kepala keluarga atau sekitar 1.388 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air.
Pergerakan bantuan kemudian berlanjut ke Kecamatan Jasinga yang menargetkan Desa Sipak. Wilayah yang disebut menerima bantuan adalah Kampung Parung Sapi dan Kampung Muncang. Pada kecamatan ini, sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan estimasi penerima manfaat sekitar 1.500 kepala keluarga atau sekitar 3.000 jiwa.

Bantuan air bersih juga diberikan di Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang. Distribusi diarahkan ke wilayah RW 07, yang mencakup RT 01 dengan penerima manfaat 95 kepala keluarga atau 240 jiwa, serta RT 02 sebanyak 146 kepala keluarga atau 350 jiwa. Untuk kebutuhan di wilayah tersebut, disiapkan sebanyak 8.000 liter air bersih guna membantu warga terdampak krisis air bersih.
Di lapangan, pelaksanaan distribusi tidak berdiri sendiri. Petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor turut terlibat dalam proses penyaluran. Keterlibatan unsur kebencanaan ini biasanya membantu koordinasi di titik-titik distribusi, termasuk pendampingan saat pembagian agar bantuan dapat diterima warga yang membutuhkan.
Farid Ma’rup menegaskan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian dan respons pemerintah daerah terhadap warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air. Ia juga menyebut adanya koordinasi yang terus dijalankan dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia serta pihak terkait agar bantuan bisa disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial RI dan seluruh pihak terkait agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,”
Menurutnya, kerja bersama antara pemerintah pusat, Pemkab Bogor, perangkat di tingkat kecamatan dan desa, hingga petugas lapangan menjadi bagian penting untuk mempercepat penanganan kebutuhan air bersih. Dengan pola kolaborasi seperti ini, proses pendataan penerima serta penentuan titik distribusi dapat berjalan lebih cepat sesuai kondisi di wilayah.
Bagi warga, bantuan air bersih dengan jumlah puluhan ribu liter memiliki dampak langsung pada kebutuhan harian, mulai dari pemenuhan air untuk aktivitas rumah tangga hingga menjaga keberlangsungan kegiatan warga yang sebelumnya terganggu karena pasokan air terbatas. Pembagian berdasarkan jumlah kepala keluarga dan estimasi jiwa penerima menunjukkan bahwa program ini diarahkan untuk rumah tangga yang paling terdampak di tiap lokasi.
Farid juga menyampaikan bahwa Dinas Sosial Kabupaten Bogor bersama unsur terkait akan melakukan pemantauan terhadap wilayah yang masih mengalami kesulitan air bersih. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan, termasuk membuka ruang koordinasi melalui pelaporan dari jajaran wilayah bila ada titik yang memerlukan bantuan.
Ia menambahkan, pemerintah menghimbau masyarakat dan jajaran di wilayah untuk terus berkoordinasi serta melaporkan apabila terdapat wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Pemerintah berupaya memberikan penanganan sesuai kebutuhan dan kondisi yang ada di masing-masing lokasi.






Tidak ada komentar