Pembangunan Sekolah Rakyat di Rancamaya Bogor mulai dipersiapkan Pemkot

3 menit membaca View : 4
Abdul Halim
News, Pendidikan - 23 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Pemkot Bogor mulai mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan. Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau langsung lokasi yang akan digunakan, termasuk mengevaluasi kondisi lahan, pada Rabu, 23 September 2026.

Proyek ini disiapkan di atas lahan sekitar 5 hektare. Saat peninjauan, sekitar 2,5 hektare masih menjalani proses land clearing. Dari hasil pengecekan, ditemukan bagian area yang kontur-nya cukup terjal, sehingga Pemkot Bogor perlu menyesuaikan rencana pemanfaatan kawasan agar proses pembangunan dan operasional sekolah berjalan aman.

Evaluasi kontur lahan jadi dasar penyesuaian rencana Sekolah Rakyat

Dedie A Rachim mengusulkan agar area yang berada di atas bagian land clearing ikut dimasukkan ke dalam kawasan Sekolah Rakyat. Sementara itu, bagian lahan di area bawah direncanakan dimanfaatkan untuk fasilitas pendukung pendidikan. Penataan seperti ini diharapkan mengurangi risiko teknis sekaligus memastikan lingkungan belajar tetap nyaman untuk siswa.

Dalam peninjauan tersebut, Dedie juga menyoroti adanya potensi aset yang bisa langsung dioptimalkan untuk kebutuhan Sekolah Rakyat. Dengan pengaturan ulang pembagian area, proyek tidak hanya fokus pada bangunan inti, tetapi juga pada penunjang aktivitas belajar dan kehidupan harian siswa.

Lahan 5 hektare, land clearing berjalan, dan kebutuhan fasilitas pendukung

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat menyasar area seluas sekitar 5 hektare, dengan proses land clearing yang baru berjalan pada sekitar separuh lahan. Kondisi topografi yang terjal menjadi salah satu pertimbangan penting, karena berpengaruh pada desain lansekap, akses, hingga penempatan fasilitas pendukung.

Kesiapan lahan tidak berhenti pada urusan pembukaan area. Pemkot Bogor juga meminta seluruh aspek teknis dipastikan terlebih dahulu, mulai dari kondisi kawasan, kesiapan lahan, hingga ketersediaan fasilitas pendukung. Arahan ini bertujuan agar sekolah kelak bisa beroperasi dengan aman dan mendukung tumbuh kembang siswa.

Konsep boarding school dan target 2.000 siswa

Dedie menekankan bahwa Sekolah Rakyat diproyeksikan menampung sekitar 2.000 siswa jenjang SMP dan SMA. Siswa yang menjadi sasaran berasal dari warga Kota Bogor dari keluarga prasejahtera. Dedie menyebut prioritas tersebut karena kebutuhan akses pendidikan pada kelompok tersebut masih menjadi tantangan nyata.

Konsep yang disiapkan adalah boarding school. Artinya, siswa tidak hanya memperoleh pendidikan secara gratis, tetapi juga mendapatkan fasilitas pendukung selama menjalani proses belajar. Dengan model seperti ini, sekolah diharapkan bisa menyediakan lingkungan yang lebih terstruktur untuk kegiatan akademik maupun penunjang pembentukan karakter.

“Sekolahnya gratis, mendapatkan pendidikan dengan kualitas yang memadai, dengan fasilitas sarana dan prasarana yang juga memadai,” ujar Dedie A Rachim.

Kolaborasi Pemkot Bogor dengan Kementerian PU dan Kementerian Sosial

Proyek Sekolah Rakyat direncanakan dibangun melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Bogor dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Sosial. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menyatukan sisi pembangunan fisik dan dukungan sosial agar program pendidikan berjalan lebih menyeluruh.

Dedie juga berharap keberadaan sekolah tidak berhenti pada peningkatan akses pendidikan. Program ini diharapkan memberi dampak jangka panjang terhadap kondisi sosial dan ekonomi keluarga siswa, terutama bagi mereka yang selama ini belum memiliki akses pemberdayaan serta peningkatan mutu hidup.

Transformasi kawasan Terminal Agribisnis menjadi fasilitas pendidikan

Menariknya, lokasi yang dipersiapkan sebelumnya merupakan Terminal Agribisnis yang telah berdiri sejak 2004. Namun, keberadaannya dinilai belum berjalan secara optimal. Kini kawasan tersebut diproyeksikan memiliki fungsi baru sebagai fasilitas pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat.

Pemanfaatan lahan ini menjadi salah satu prioritas Pemkot Bogor dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah Bogor Selatan. Selain di Rancamaya, Pemkot Bogor juga menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah jenjang SMP dan SMA di wilayah Kertamaya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x