
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai mengecek kesiapan fasilitas pendukung di kawasan GOR Pajajaran menjelang Porprov XV Jawa Barat 2026. Pemeriksaan dilakukan pada Sabtu, 24 Oktober 2026, dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Denny Mulyadi memimpin langsung peninjauan di lokasi.

Langkah ini dilakukan karena Kota Bogor menjadi tuan rumah, sehingga kebutuhan venue tidak hanya menyangkut arena pertandingan, tetapi juga layanan bagi atlet, ofisial, media, pelaku UMKM, dan penonton. Pemeriksaan berlangsung dengan memetakan apa yang sudah siap dan apa yang masih perlu dibenahi agar pelaksanaan 7-20 November 2026 berjalan tertib dan lancar.
Peninjauan di GOR Pajajaran mencakup area yang bersentuhan langsung dengan aktivitas pertandingan maupun kebutuhan pendukung. Denny Mulyadi menyoroti bahwa persiapan venue harus mencakup alur pergerakan berbagai pihak, mulai dari masuk area, penempatan fasilitas, hingga akses layanan selama kegiatan berlangsung.
Dalam pengecekan tersebut, Pemkot Bogor juga meninjau area UMKM yang akan beroperasi selama event. Keberadaan pelaku UMKM menjadi bagian penting dari pengalaman penonton, sehingga ketersediaan ruang yang memadai, pengaturan arus pengunjung, dan kesiapan pendukung lain perlu dipastikan sejak awal.
Selain arena, pemeriksaan juga menyasar lahan parkir, ruang media, toilet, musala, serta ruang rapat. Parkir yang tertata akan berpengaruh pada kenyamanan penonton dan kelancaran logistik, sedangkan ruang media menjadi penentu efektivitas kerja jurnalis dan kebutuhan peliputan selama pertandingan berlangsung.
Toilet dan musala turut diperiksa karena menyangkut kebutuhan dasar pengunjung. Sementara itu, ruang rapat diperlukan untuk koordinasi internal, baik untuk pengaturan teknis pertandingan maupun penanganan isu yang mungkin muncul selama hari-hari pertandingan.
Pemerintah kota juga memeriksa kesiapan publikasi, sistem tiket pengunjung, keamanan, serta layanan medis. Sistem tiket menjadi perhatian karena berkaitan dengan kontrol akses, pengaturan kapasitas, dan pengurangan potensi antrean panjang yang bisa mengganggu ritme kegiatan di lokasi.
Aspek keamanan dan layanan medis tidak berdiri sendiri. Pemeriksaan ini menunjukkan adanya kebutuhan untuk memastikan respons cepat bila terjadi insiden, mulai dari penanganan awal hingga koordinasi dengan petugas terkait. Dengan begitu, event olahraga dapat berlangsung dengan standar layanan yang lebih terukur bagi semua pihak.
Sekda Denny Mulyadi menegaskan bahwa kesiapan Porprov tidak berhenti pada venue. Menurutnya, atlet, ofisial, panitia, media, dan penonton sama-sama membutuhkan fasilitas dan layanan yang memadai selama pesta olahraga berlangsung, sehingga koordinasi antarperangkat daerah serta pihak terkait perlu diperkuat.
Pendekatan koordinatif ini diarahkan agar setiap kebutuhan bisa dipetakan dan ditangani sesuai tugas masing-masing instansi. Pemkot Bogor juga meminta seluruh unsur yang terlibat untuk mematangkan persiapan serta mendata kebutuhan yang belum terpenuhi, agar perbaikan dapat dilakukan sebelum masa pelaksanaan.
Karena Porprov XV Jabar 2026 menghadirkan arus kunjungan dari berbagai daerah, kesiapan fasilitas di GOR Pajajaran berpotensi langsung memengaruhi kenyamanan warga. Lahan parkir yang memadai akan membantu mengurangi kepadatan di sekitar lokasi, sementara ketersediaan toilet dan musala mendukung kebutuhan pengunjung selama menonton pertandingan.
Di sisi lain, keberadaan area UMKM memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berjualan dan meningkatkan omzet selama event. Bagi masyarakat, peluang ini biasanya beriringan dengan peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar venue, sehingga penataan ruang dan layanan pengunjung menjadi faktor yang menentukan kelancaran kegiatan.
Porprov XV Jabar 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7-20 November 2026. Upacara pembukaan akan digelar di Kota Bekasi pada 7 November, sedangkan penutupan berlangsung di Kota Bogor pada 20 November.
Selain Bekasi dan Bogor, Kota Depok juga menjadi tuan rumah. Dengan pembagian lokasi penyelenggaraan tersebut, kesiapan tiap daerah menjadi elemen penting agar seluruh rangkaian pertandingan berjalan sesuai rencana, termasuk penguatan layanan pendukung di GOR Pajajaran.






Tidak ada komentar