Pelatihan jurnalistik KPPKBB di SMAN 1 Cigudeg bekali pemuda Bogor Barat

3 menit membaca View : 7
Abdul Halim
News, Pendidikan - 30 Agu 2026

INFOSENTULCITY.ID – Komite Persiapan/Percepatan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB) membekali generasi muda di Dapil V Kabupaten Bogor dengan keterampilan jurnalistik. Kegiatan berlangsung di SMAN 1 Cigudeg dan menekankan kemampuan membuat konten serta berita online yang informatif, positif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pelatihan ini berangkat dari kenyataan bahwa media sosial kini memberi ruang luas bagi anak muda untuk menyampaikan informasi. Namun, ruang yang terbuka itu juga menuntut kecakapan agar informasi yang beredar tidak sekadar menarik, melainkan akurat dan berlandaskan etika jurnalistik. Karena itu, KPPKBB menghadirkan praktisi media untuk membimbing peserta dari sisi teknis maupun nilai tanggung jawab sebagai pembuat informasi.

Pelatihan jurnalistik untuk pemuda Dapil V Bogor Barat

Kegiatan di SMAN 1 Cigudeg menjadi bagian dari upaya KPPKBB meningkatkan kapasitas generasi muda, khususnya dalam memanfaatkan perkembangan media digital. Dalam pelaksanaannya, peserta menerima materi mengenai jurnalisme media sosial dan jurnalisme online, termasuk teknik pembuatan konten dan berita.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada kode etik jurnalistik. Materi tersebut mengarahkan peserta agar memahami pentingnya akurasi, verifikasi informasi, keberimbangan, serta tanggung jawab saat menyampaikan informasi kepada publik. Dengan bekal ini, diharapkan kemampuan digital yang dimiliki peserta bisa diarahkan menjadi kontribusi yang bermanfaat bagi lingkungan dan daerahnya.

Tiga praktisi media membagi pengalaman produksi konten

Pelatihan menghadirkan tiga pembicara dari dunia media, yaitu Head of Media Sosial Pojoksatu, M Asep Bahar; Junior Manager Produksi dan Konten, Febriula Sindisari; serta Yofry Haryadi dari RRI Bogor. Kehadiran praktisi ini memberikan perspektif yang lebih luas tentang bagaimana industri media bekerja, mulai dari produksi konten hingga tantangan menjadi pembuat informasi di era digital.

Dalam sesi pembelajaran, peserta tidak hanya belajar konsep, tetapi juga praktik dasar yang relevan dengan kebutuhan konten saat ini. Mereka diajak memahami cara menyusun berita, menentukan sudut pandang, dan mengemas informasi agar tetap menarik ketika disajikan melalui platform digital.

Dari mencari informasi hingga menyusun berita yang beretika

Materi yang diberikan mencakup alur kerja jurnalistik sejak awal. Peserta diperkenalkan dengan dasar-dasar jurnalistik, mulai dari bagaimana mencari informasi, melakukan penggalian data, hingga menyusun berita. Setelah itu, peserta juga diarahkan pada cara menyajikan informasi yang ringkas dan mudah dipahami tanpa mengorbankan prinsip kebenaran data.

Di bagian lain, kode etik jurnalistik mendapat porsi penting. Peserta dibimbing untuk menempatkan verifikasi sebagai kebiasaan, bukan formalitas. Mereka juga dilatih untuk memahami keberimbangan, sehingga konten yang dibuat tidak hanya memihak pada satu sisi, melainkan mempertimbangkan berbagai sudut pandang sesuai standar etika.

Andi Ahmadi: jangan hanya jadi konsumen, jadikan pemuda kreator

Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik KPPKBB, Andi Ahmadi, menyampaikan bahwa pelatihan digelar karena media sosial memberi ruang besar bagi generasi muda untuk menyampaikan informasi. Menurutnya, kemudahan membuat dan menyebarkan konten perlu diimbangi dengan kemampuan jurnalistik agar hasilnya tidak berhenti pada konten yang viral, tetapi memiliki nilai dan bisa dipertanggungjawabkan.

Andi juga menegaskan harapan agar anak muda tidak hanya menjadi konsumen informasi di media sosial. Mereka perlu didorong menjadi kreator yang mampu menghasilkan informasi positif mengenai lingkungan dan daerah. Ia menuturkan bahwa peserta harus memiliki dasar untuk membuat konten yang informatif, positif, serta sesuai etika, sehingga dapat menjadi bagian dari penyebaran informasi yang sehat ketika arus informasi digital semakin deras.

Harapan agar pelatihan berlanjut dan melahirkan konten berkualitas

KPPKBB memandang peningkatan kapasitas generasi muda sebagai langkah penting untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat, termasuk di wilayah Bogor Barat. Generasi muda disebut memiliki peran strategis dalam menyampaikan potensi, aspirasi, dan perkembangan daerah melalui media digital.

Andi berharap pelatihan ini tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali. Program ini diharapkan menjadi awal bagi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan jurnalistik, sehingga mereka lebih produktif menggunakan media sosial sekaligus mampu menghasilkan konten berkualitas. Dengan bekal tersebut, KPPKBB menargetkan muncul lebih banyak anak muda yang kritis, berimbang, dan beretika saat menyampaikan informasi, sekaligus mengangkat potensi daerah secara bertanggung jawab.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x