
INFOSENTULCITY.ID – Kelahiran anak kambing berkaki tiga di Kampung Bubulak, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, mendadak menarik perhatian warga. Peristiwa itu terjadi di sebuah peternakan pada Sabtu, 19 September 2026, saat proses persalinan berlangsung.

Pengelola peternakan, Deden, baru menyadari kondisi tidak biasa tersebut ketika tubuh anak kambing keluar sepenuhnya. Saat bagian belakang lahir lebih dulu, ketidaksempurnaan kaki baru terlihat jelas di tahap akhir kelahiran.
Deden menjelaskan bahwa anak kambing lahir dengan posisi bagian belakang terlebih dahulu. Akibatnya, saat persalinan masih berlangsung, detail kaki belum tampak. Setelah proses selesai dan tubuh anak kambing sudah keluar sepenuhnya, barulah terlihat bahwa kaki kanan tidak ada.
Ia menyebut, “Pas lahiran, bagian kaki kanannya tidak ada.” Dari penjelasan tersebut, kondisi yang terjadi bukan sekadar pertumbuhan yang kurang sempurna, melainkan ketiadaan struktur pada bagian kaki.

Dalam peristiwa tersebut, anak kambing yang lahir merupakan bagian dari kelahiran kembar tiga. Dua anak lainnya terlahir dengan fisik normal, lengkap dengan empat kaki. Sementara itu, hanya satu ekor yang mengalami kondisi berkaki tiga.
Deden menambahkan bahwa bagian yang tidak ada bukan cuma tampak tidak lengkap. Struktur tulang bahu atau belikat pada sisi tersebut juga tidak terbentuk, sehingga bentuk kaki berbeda dari kaki kambing pada umumnya.
Meski kejadian ini baru pertama kali terjadi di peternakannya, Deden mengaku pernah menemukan kasus yang mirip, namun dengan tingkat keunikan yang berlainan. Ia pernah menjumpai kelahiran kambing dengan salah satu kaki belakang berukuran lebih kecil dan lebih pendek dibanding kaki lainnya.
Menurutnya, perbedaan itu terlihat saat awal kelahiran, lalu berubah seiring usia. “Kalau yang aneh dulu pernah kaki belakang itu kecil, pendek. Cuman itu umurnya, cuman 4 bulanan,” katanya, menggambarkan bahwa kondisi pada kasus sebelumnya tidak sama dengan anak kambing berkaki tiga yang baru lahir.
Walau memiliki kondisi fisik berbeda, Deden memastikan anak kambing berkaki tiga tersebut tetap mendapat perawatan yang baik, sama seperti kambing-kambing lain di peternakannya. Perhatian itu penting karena anak kambing yang baru lahir membutuhkan penanganan intensif agar tetap stabil dan terjaga kesehatannya.
Rencana pengelola juga ikut menambah rasa ingin tahu sekitar. Deden berencana membesarkan anak kambing tersebut dan menjadikannya maskot di peternakannya.
Kabar kelahiran kambing unik itu kemudian menyebar di kalangan warga. Sejumlah warga datang untuk melihat langsung kondisi anak kambing berkaki tiga tersebut karena penasaran, terutama setelah mengetahui bahwa ketidaksempurnaan kaki baru terlihat jelas pada tahap akhir persalinan.






Tidak ada komentar