Kebakaran di Bogor Selatan, 6 Rumah Terdampak, Diduga Korsleting Listrik

3 menit membaca View : 10
Abdul Halim
News, Peristiwa - 14 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Kebakaran hebat terjadi di permukiman warga Jalan Sindang Resmi, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Senin sore, 14 September 2026. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya enam rumah terdampak, dengan dua di antaranya mengalami kerusakan parah akibat api yang cepat membesar.

Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 16.00 WIB melalui layanan call center. Komandan Satuan (Dansek) Sukasari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, Didin Rustendi, menyampaikan bahwa pihaknya langsung merespons setelah menerima laporan dan mengerahkan personel ke lokasi.

Enam Rumah Terdampak, Dua Rusak Parah

Didin menjelaskan bahwa dari hasil pemantauan awal di lokasi, api berdampak pada enam rumah di sekitar titik kejadian. Rinciannya, dua rumah mengalami kerusakan berat, sementara empat rumah lainnya ikut terdampak karena berada tepat di samping area kebakaran.

Menurutnya, proses respons dimulai dari markas menuju lokasi yang memakan waktu sekitar 10 menit. Setelah tiba di lapangan, petugas melakukan pemadaman dan api berhasil dikendalikan sekitar 15 menit kemudian, sehingga kobaran tidak terus meluas.

Damkar Turunkan 4 Unit Mobil dan 30 Personel

Untuk menangani kebakaran, Damkar Kota Bogor mengerahkan empat unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan agar proses pemadaman bisa dilakukan lebih cepat, mengingat kondisi di permukiman yang padat.

Didin menambahkan, pihaknya juga menerjunkan 30 personel dalam penanganan di lapangan. Selain tim Damkar, petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) turut membantu, terutama untuk evakuasi serta pendataan awal terhadap warga terdampak.

Akses Lokasi Mudah, Namun Angin Mempercepat Api

Didin menyebutkan akses menuju permukiman tergolong mudah dilalui, sehingga evakuasi dan pemadaman tidak mengalami kendala berarti. Ia menilai proses penanganan berjalan relatif lancar karena jalur menuju lokasi bisa dimanfaatkan kendaraan pemadam.

Meski begitu, penyebaran api sempat sulit dikendalikan sebelum petugas tiba. Didin menyoroti faktor cuaca, khususnya angin kencang dan suhu yang panas. Angin yang berhembus kuat membuat api lebih cepat merambat, sementara kondisi udara panas turut memperbesar intensitas pembakaran.

Diduga Korsleting Listrik dan Ada Warga Mengalami Gangguan

Terkait dugaan penyebab kebakaran, Didin menyampaikan kemungkinan berasal dari korsleting listrik. Dugaan ini mengarah pada kerusakan yang bermula dari bagian instalasi atau hubungan arus listrik di area permukiman, yang kemudian memicu api merambat.

Selain kerusakan bangunan, insiden juga menimbulkan dampak pada kondisi kesehatan beberapa warga. Didin mengungkapkan bahwa petugas menerima informasi adanya warga yang mengalami sesak napas serta luka pada bagian kaki. Ia menduga keluhan tersebut muncul karena kepanikan saat menyelamatkan diri.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih melakukan pendataan terhadap kerugian material serta memastikan kondisi warga yang terdampak kebakaran. Fokus penanganan berada pada verifikasi dampak di lapangan dan penanganan lanjutan bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x