Dinkes Bogor siapkan 3 posko kesehatan tangani warga terdampak asap TPAS Galuga

3 menit membaca View : 6
Abdul Halim
Kesehatan, News - 08 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mulai menangani dampak asap kebakaran di area Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, pada Selasa 8 September 2026. Langkah penanganan dilakukan melalui penempatan tiga posko kesehatan untuk memantau kondisi warga sekaligus memberi layanan medis bagi masyarakat yang terdampak.

Hingga saat ini, keluhan yang dilaporkan warga masih tergolong ringan, terutama mata terasa perih dan pilek. Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menyebut jarak asap ke pemukiman warga cukup jauh sehingga dampaknya tidak terlalu signifikan, namun pencegahan tetap dijalankan agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

TPAS Galuga, Dinkes Bogor buka posko di tiga titik

Fusia menjelaskan, tim kesehatan dari beberapa puskesmas di wilayah Kecamatan Cibungbulang sudah diturunkan untuk melakukan pemantauan. Selain itu, Dinkes juga membuka tiga posko yang tersebar di lokasi yang dinilai dekat dengan area terdampak, yaitu Posko Galuga, Posko Desa Dukuh, dan Posko Cimanggu.

Penempatan posko ini bertujuan mempercepat respons ketika warga mulai merasakan gangguan kesehatan, termasuk keluhan iritasi pada saluran pernapasan bagian atas. Dengan adanya titik layanan di beberapa desa, petugas bisa melakukan pemeriksaan awal dan rujukan bila diperlukan tanpa harus menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan jauh dari lokasi kejadian.

Keluhan ringan masih dominan, belum ada kasus ekstrem

Menurut Fusia, sampai penanganan berjalan, keluhan yang muncul dari warga belum menunjukkan kondisi yang ekstrem seperti sesak napas berat. Keluhan yang paling sering dirasakan, yakni mata perih dan pilek, mengindikasikan adanya iritasi akibat paparan asap.

Meski demikian, Dinkes tidak mengendurkan pengawasan. Asap kebakaran dapat memengaruhi kesehatan secara bertahap, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga dengan riwayat penyakit pernapasan. Karena itu, pemantauan dilakukan secara berkala di posko-posko yang sudah dibuka.

Distribusi masker dan obat-obatan jadi langkah antisipasi

Langkah pertama yang dilakukan petugas adalah membagikan masker kepada warga. Fusia menegaskan masih ada warga yang belum menggunakan pelindung pernapasan saat beraktivitas di luar rumah, sehingga masker dibagikan sebagai upaya mengurangi paparan langsung asap.

Selain masker, petugas kesehatan juga menyiapkan obat-obatan untuk penanganan awal. Warga dengan keluhan ringan dapat memperoleh layanan di Puskesmas Cibungbulang, sementara penanganan lanjutan disiapkan melalui koordinasi lintas fasilitas kesehatan di wilayah Bogor Barat.

Koordinasi dengan RSUD dan dukungan lintas puskesmas

Untuk mengantisipasi bila ada warga yang membutuhkan perawatan lebih lanjut, Dinkes Kabupaten Bogor berkoordinasi dengan RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang. Fusia menyebut rumah sakit tersebut juga turun ke lapangan untuk turut membagikan masker sekaligus menyiapkan dukungan medis seperti ambulans, obat-obatan, oksigen, dan kebutuhan lain.

Fusia menambahkan, jumlah tenaga kesehatan yang diterjunkan cukup banyak karena penanganan dampak asap dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan sejumlah puskesmas. Seluruh puskesmas di wilayah Bogor Barat saling bahu-membahu agar layanan kesehatan dapat menjangkau warga secara cepat, termasuk saat kondisi asap masih berpotensi berubah.

Imbauan Dinkes: tetap waspada selama proses kebakaran berlangsung

Dinkes Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat tetap waspada selama proses penanganan kebakaran berlangsung. Warga diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, serta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila keluhan yang dirasakan semakin berat.

Dengan penyiapan posko di beberapa titik, distribusi masker, serta dukungan RSUD dan lintas puskesmas, respons kesehatan diarahkan agar gangguan akibat asap dapat ditangani sejak dini dan tidak berujung pada kondisi yang lebih serius.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x