
INFOSENTULCITY.ID – Pemerintah Kota Bogor kembali membuka car free day (CFD) di sepanjang Jalan Sudirman mulai Minggu, 6 September 2026. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, menjadi ruang bagi warga untuk berolahraga sekaligus berinteraksi dengan lingkungan perkotaan yang lebih nyaman.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, melakukan pengecekan langsung pelaksanaan CFD. Ia menekankan bahwa agenda CFD tidak hanya berorientasi pada aktivitas fisik, tetapi juga menghadirkan kesempatan bagi pelaku UMKM di Kota Bogor untuk menjajakan produk mereka kepada pengunjung yang datang.
Menurut Jenal, keberadaan UMKM dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Namun, ia juga menyampaikan perlunya evaluasi agar pelaksanaan tetap tertib dan sesuai tujuan awal. Ia mengisyaratkan adanya pembatasan dan aturan yang lebih jelas ke depannya, terutama terkait jam operasional yang harus mengikuti waktu CFD.
Selama CFD berlangsung, operasional di Jalan Sudirman ditetapkan dari pukul 06.00 sampai 09.00 WIB. Jenal meminta para pedagang untuk merapikan kembali area bekas dagang setelah pukul 09.00 WIB. Arahan ini bertujuan menjaga kenyamanan ruang publik dan memastikan kawasan kembali siap untuk aktivitas lalu lintas setelah jam CFD berakhir.

Selain itu, Jenal juga menegaskan bahwa pedagang yang berjualan harus terdaftar pada instansi terkait, yaitu Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Perdagangan, dan Perindustrian (Dinkukmdagin). Ia menyebut kekhawatiran bila aktivitas berjualan melebar hingga sore atau malam, sehingga perlu kurasi serta pengaturan yang lebih ketat agar format CFD tidak berubah fungsi.
Jenal menyoroti pentingnya menekankan semangat kebersamaan dalam momentum CFD. Menurutnya, warga dan para pelaku kegiatan perlu saling menjaga, termasuk dalam hal kebersihan dan kerapihan area. Ia berharap kegiatan tidak hanya ramai saat berada di lokasi, tetapi juga tetap terpelihara dengan sikap saling bertanggung jawab.
Dalam praktiknya, ia bersama jajaran OPD yang mendampingi melakukan interaksi dengan masyarakat. Sejumlah warga mengaku antusias karena CFD menjadi agenda yang mereka tunggu. Mereka menilai CFD memberi peluang untuk berolahraga sekaligus menikmati jajanan dari UMKM yang ada di sekitar area kegiatan.
Jenal menyampaikan harapan agar CFD dapat digelar tidak hanya di pusat kota. Ia berharap ada CFD di setiap kecamatan, sehingga kesempatan bagi UMKM untuk beraktivitas dapat lebih merata. Dengan cara tersebut, masyarakat tidak hanya bergantung pada kegiatan di satu titik, tetapi juga memiliki akses terhadap ruang publik yang mendukung aktivitas ekonomi lokal dan gaya hidup sehat.
Gagasan pemerataan ini juga berkaitan dengan target menjangkau lebih banyak warga. CFD yang hadir di berbagai wilayah memungkinkan komunitas lokal, pelaku usaha, serta pengunjung mendapatkan pengalaman yang sama, tanpa harus menempuh jarak jauh hanya untuk menikmati suasana car free day.
Meski pelaksanaan CFD sudah kembali dibuka, Jenal mengakui sosialisasi yang dilakukan relatif singkat. Ia menilai kondisi hari pertama berpotensi belum seramai CFD pada periode-periode sebelumnya, karena banyak warga mungkin belum sempat mengetahui jadwal dan lokasi kegiatan.
Meski demikian, Jenal tetap optimistis. Ia berharap setelah informasi tersebar lebih luas dan aturan operasional berjalan konsisten, CFD akan kembali menjadi daya tarik bagi warga untuk berolahraga sekaligus memberdayakan UMKM yang terlibat.
Ke depan, Jenal menyebut perlunya evaluasi terhadap pelaksanaan agar format CFD tetap sesuai. Salah satu fokusnya adalah pembatasan serta aturan yang lebih tegas, khususnya mengenai jam operasional yang hanya mengikuti waktu CFD. Dengan konsistensi tersebut, kegiatan dapat menjaga keseimbangan antara aktivitas olahraga, kenyamanan pengunjung, dan ruang promosi bagi pelaku UMKM.
CFD juga berfungsi sebagai indikator kesiapan pengelolaan ruang publik di tengah kebutuhan masyarakat akan aktivitas sehat. Jika pengaturan berjalan baik, suasana Jalan Sudirman saat CFD dapat menjadi model yang lebih tertata, bukan sekadar ajang keramaian sementara.






Tidak ada komentar