
INFOSENTULCITY.ID – Pemerintah Kota Bogor kembali menggelar Car Free Day (CFD) pada Minggu, 6 September 2026, mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, dengan penutupan jalan dari Simpang Air Mancur hingga Simpang Sawojajar.

CFD menjadi ruang publik bagi warga untuk beraktivitas tanpa gangguan kendaraan bermotor. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengajak masyarakat memanfaatkan waktu pagi untuk berolahraga, berjalan santai, bersepeda, hingga berkumpul bersama keluarga.
“Car Free Day Kota Bogor kembali hadir sebagai ruang publik yang sehat, aman, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat. Mari manfaatkan pagi hari untuk berolahraga, berjalan santai, bersepeda, berkumpul bersama keluarga, serta menikmati ruang kota yang lebih ramah bagi warga,” ujar Sujatmiko pada Sabtu, 5 September 2026.
Selama pelaksanaan CFD, arus kendaraan bermotor di ruas Jalan Jenderal Sudirman ditutup total. Ini berarti pengendara yang biasanya melintas di koridor tersebut perlu mengubah rute agar tidak terjebak di kawasan yang sedang steril dari kendaraan.

Penutupan dimulai mengikuti rentang waktu kegiatan, yakni dari pukul 06.00 sampai 09.00 WIB. Dengan adanya jeda waktu tersebut, Dishub berharap warga dan pengguna jalan dapat merencanakan perjalanan lebih awal, terutama bagi mereka yang berangkat kerja atau aktivitas sekolah pada pagi hari.
Dishub Kota Bogor menyiapkan beberapa opsi pengalihan untuk mengurangi kepadatan di sekitar area penutupan. Pengendara yang datang dari kawasan Simpang Air Mancur dialihkan melalui Jalan RE Martadinata menuju Jalan Abesin.
Sementara itu, bagi pengendara dari kawasan Simpang Sawojajar, tersedia opsi memutar melalui Jalan Sawojajar yang tersambung ke area Kantor Kecamatan Bogor Tengah, sebelum kembali menembus Jalan Abesin. Pola pengalihan ini dirancang agar arus tetap bergerak, tidak berhenti total hanya karena adanya penutupan koridor utama.
Selain jalur alternatif, panitia juga menyiapkan titik parkir di sekitar lokasi CFD. Tujuannya agar warga yang memilih datang menggunakan kendaraan pribadi tetap memiliki tempat untuk berhenti, tanpa harus memarkir sembarangan di area yang dapat mengganggu kelancaran kegiatan.
Titik parkir tersebar di kawasan Ruko Martadinata, area Pusdikzi, Ruko Bogor Permai, hingga Ruko Sawojajar. Khusus di Jalan Sawojajar, tersedia pula lahan on street parking bagi pengunjung.
Untuk memastikan rekayasa lalu lintas berjalan tertib, petugas gabungan disiagakan di sejumlah titik strategis. Penempatan petugas dilakukan di area Simpang Air Mancur, akses masuk Jalan Abesin, Jalan Kantin, hingga Simpang Sawojajar.
Di lapangan, petugas bertugas mengatur arus kendaraan sekaligus mengarahkan pengendara ke jalur pengalihan yang telah disiapkan. Kehadiran petugas di beberapa titik ini penting karena biasanya kepadatan muncul di pertemuan arus dari berbagai arah, terutama pada jam pagi saat mobilitas warga tinggi.
Dishub Kota Bogor berharap masyarakat mematuhi arahan petugas di lapangan agar pelaksanaan CFD berjalan lancar. Dengan penutupan total di segmen yang ditetapkan, ketertiban pengguna jalan menjadi kunci agar kegiatan berjalan aman bagi pejalan kaki, pesepeda, dan keluarga yang datang.
Bagi warga yang berencana ikut beraktivitas, disarankan menyesuaikan waktu keberangkatan dan memilih rute yang diarahkan. Sementara bagi pengendara, mempersiapkan jalur alternatif lebih awal akan membantu mengurangi potensi antrean di sekitar area penutupan.






Tidak ada komentar