Workshop board game di Kota Bogor, 50 peserta uji prototipe untuk Creator Camp Advance 2026

4 menit membaca View : 10
Abdul Halim
Bogor, News - 12 Okt 2026

INFOSENTULCITY.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif, melalui Badan Ekonomi Kreatif, menggelar workshop sekaligus playtesting prototype board game di Perpustakaan dan Galeri Bumi Parawira, Kota Bogor, pada Senin, 12 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti 50 peserta, terdiri dari pelajar SMK dan peserta umum yang terjaring lewat open call. Fokus utamanya adalah pengujian permainan papan hasil karya peserta Gimersia Creator Camp 2025, sebagai langkah persiapan menuju Creator Camp Advance Tahun Anggaran 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif lewat pengembangan talenta dan produk gim papan, sekaligus membuka ruang masukan langsung dari pemain. Prosesnya berlangsung melalui beberapa sesi, mulai dari pengenalan board game, praktik bermain gim populer untuk memahami mekanik, hingga uji main prototipe karya kreator. Dengan cara ini, para pembuat gim bisa menyempurnakan rancangan sebelum mengikuti tahap program berikutnya.

Workshop dan playtesting board game di Bumi Parawira

Di Kota Bogor, Perpustakaan dan Galeri Bumi Parawira diposisikan sebagai creative hub yang menghubungkan kreator, komunitas, dan calon pemain. Dalam pelaksanaannya, workshop dan playtesting tidak berhenti pada pemaparan konsep, tetapi menekankan praktik. Peserta diarahkan untuk memahami bagaimana mekanik permainan bekerja, bagaimana pengalaman bermain dirasakan, serta bagian mana dari prototipe yang perlu diperjelas.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Firdaus, menilai permainan papan memiliki manfaat nyata, terutama sebagai sarana pendidikan karakter dan media pemecahan masalah. Menurutnya, dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif perlu sejalan dengan pemanfaatan ruang kreatif yang ada di daerah, termasuk galeri tersebut, agar pelajar dan mahasiswa punya tempat untuk bereksplorasi.

Uji prototipe Gimersia Creator Camp 2025 untuk tahap berikutnya

Playtesting menjadi inti dari rangkaian kegiatan. Para peserta melakukan uji main terhadap empat prototipe board game yang merupakan karya peserta Gimersia Creator Camp 2025. Keempat prototipe tersebut adalah Century Royale, dengan varian Fracta Mundorum, Pecinan 1740, Find the Jack, dan Manci Pancing. Dari sesi ini, kreator mendapatkan masukan langsung terkait alur permainan, tingkat keterpahaman aturan, serta pengalaman saat pemain mengikuti mekanik yang disusun.

Untuk memastikan masukan terukur, panitia juga menyiapkan instrumen pre-test dan post-test. Data dari dua tahap tersebut dipakai sebagai bahan evaluasi bagi para kreator, khususnya menjelang Creator Camp Advance 2026. Dengan pendekatan seperti ini, penyempurnaan prototipe tidak hanya bergantung pada perkiraan pembuat, melainkan didukung umpan balik dari pengalaman bermain.

Industri gim papan jadi peluang, Kemenekraf dorong akselerasi startup

Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga Kementerian Ekonomi Kreatif, M. Yanuar Pranuradhi, menyampaikan bahwa industri gim papan memperlihatkan tren pertumbuhan yang menarik. Ia menyebut proyeksi pendapatan industri gim papan dunia mencapai 8,95 miliar dolar AS pada 2025 dan meningkat menjadi 10,24 miliar dolar AS pada 2029. Di tingkat Indonesia, nilai pasar industri gim papan diperkirakan mencapai 160,75 juta dolar AS pada 2025 dan naik ke 187,48 juta dolar AS pada 2030, dengan pertumbuhan rata-rata 3,15 persen per tahun.

Yanuar menilai tren tersebut membuka ruang bagi subsektor gim papan nasional. Ia menyatakan pemerintah hadir mendukung industri board game Indonesia, salah satunya melalui fasilitasi akselerasi startup board game dalam program Creator Camp Advance 2026. Kegiatan di Kota Bogor diposisikan sebagai tahap persiapan, sehingga startup hasil Creator Camp 2025 bisa mensimulasikan permainan, berdiskusi, dan memperbaiki prototipe berdasarkan masukan pemain.

Rangkaian sesi: dari pengenalan hingga uji main prototipe

Rangkaian kegiatan dibagi menjadi tiga sesi utama. Pada sesi pertama, peserta mengikuti workshop pengenalan board game yang menghadirkan narasumber Febndy Kwik dari APIBGI dan Georgian Marcello dari Rembuk Kreatif (REKA) Bogor. Materi diarahkan agar peserta memahami dasar-dasar board game, termasuk sudut pandang pemain dan cara merancang pengalaman bermain yang mudah dipahami.

Sesi berikutnya beralih ke playtesting gim populer. Peserta diajak bermain salah satu gim populer, Super Foods, dengan tujuan mengenalkan mekanik dan pengalaman bermain board game secara lebih konkret. Setelah memahami contoh dari permainan yang sudah mapan, sesi ketiga fokus pada playtesting prototipe karya peserta Gimersia Creator Camp 2025.

Kolaborasi pemerintah, asosiasi, komunitas, dan pendidikan

Yanuar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bogor dan APIBGI atas komitmen serta keterlibatan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan. Harapannya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, asosiasi, komunitas, serta institusi pendidikan dapat terus mendorong lahirnya talenta dan produk gim papan Indonesia yang berdaya saing di pasar nasional maupun global.

Dengan adanya rangkaian workshop dan playtesting seperti ini, peserta tidak hanya mendapat pengalaman merancang dan menguji permainan, tetapi juga memperoleh gambaran bagaimana prototipe dinilai dari sudut pandang pemain. Pada akhirnya, proses ini membantu kreator menyusun iterasi yang lebih siap untuk mengikuti tahapan program lanjutan, termasuk Creator Camp Advance 2026.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x