TP PKK Makassar Studi Tiru ke Bogor, Perkuat Tata Kelola Program Kerja

3 menit membaca View : 7
Abdul Halim
News, Peristiwa - 24 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – TP PKK Kota Makassar melakukan studi tiru ke Kota Bogor untuk memperkuat kualitas program kerja, mendorong inovasi, serta menata tata kelola organisasi. Rombongan dipimpin Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda, dan diterima Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, pada Kamis, 24 September 2026.

Kunjungan ini berlangsung di Kota Bogor dan melibatkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Rachmawati. Tujuannya bukan sekadar bertukar cerita, melainkan mempelajari praktik yang bisa diadaptasi, mengingat kedua kota disebut memiliki kemiripan dari sisi kondisi sosial, ekonomi, hingga sosiologi masyarakat.

Studi tiru TP PKK Makassar ke Bogor, fokus program kerja dan inovasi

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyampaikan bahwa Bogor memiliki kemiripan dengan Makassar, sehingga pembelajaran yang dilakukan dapat relevan. Kesamaan ini mencakup berbagai tantangan yang umumnya muncul di kota-kota besar, termasuk isu sosial ekonomi, pendidikan, serta kesehatan.

Dedie juga menekankan bahwa meski ada kemiripan, setiap daerah tetap memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, studi tiru tidak berhenti pada peniruan secara literal, melainkan menjadi dasar untuk menilai bagian mana yang sesuai dengan kebutuhan warga dan pola kerja organisasi di daerah masing-masing.

Melinda dan Yantie Rachim bahas kolaborasi dan sinergi antar-kota

Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda, memimpin langsung rombongan yang datang dengan fokus memperkuat kualitas program. Kehadiran Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, menunjukkan bahwa pertemuan ini diarahkan untuk mempertemukan dua ekosistem organisasi, sekaligus membuka ruang diskusi yang lebih teknis terkait cara kerja, koordinasi, dan penguatan program.

Dedie menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bogor membuka ruang untuk terus memperkuat hubungan melalui kolaborasi dan sinergi. Dengan pola ini, pembelajaran tidak hanya terjadi saat kunjungan berlangsung, tetapi dapat berlanjut lewat kegiatan bersama yang memungkinkan pertukaran gagasan dan evaluasi program.

Kenapa Bogor jadi rujukan, karena tantangan kota besar punya pola serupa

Alasan kunjungan studi tiru menjadi menarik karena kedua kota menghadapi persoalan yang beririsan. Saat organisasi TP PKK merancang program kerja, mereka perlu menangani kebutuhan keluarga dan masyarakat yang dinamis, mulai dari aspek pemberdayaan hingga layanan pendukung yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan.

Dedie menyebut berbagai permasalahan tersebut memiliki sejumlah kemiripan. Dalam konteks organisasi seperti TP PKK, kesamaan tantangan sering kali memudahkan proses transfer pengetahuan, terutama pada bagian yang menyangkut pengelolaan program, tata kelola organisasi, dan pendekatan inovasi yang sudah diuji di lapangan.

Dampak nyata bagi warga dan agenda kerja TP PKK

Bagi warga Kota Bogor, kunjungan TP PKK Makassar dapat menjadi pemantik untuk meninjau ulang cara organisasi menyusun kegiatan dan mengukur hasil. Saat pembelajaran datang dari kota lain, biasanya muncul dorongan untuk memperjelas prioritas program, memperkuat koordinasi internal, dan menyesuaikan pendekatan agar lebih tepat sasaran.

Di sisi lain, bagi TP PKK Kota Makassar, studi tiru ke Bogor juga memberi kesempatan untuk melihat praktik yang bisa diadopsi. Program pemberdayaan keluarga yang berjalan konsisten membutuhkan tata kelola yang rapi, mulai dari inovasi program hingga mekanisme kerja yang memastikan kegiatan berdampak pada masyarakat, bukan berhenti sebagai agenda seremonial.

Harapan kedua kota, persahabatan terus terjaga lewat pembelajaran bersama

Dedie berharap kunjungan studi tiru ini memberikan manfaat bagi TP PKK Kota Bogor maupun Kota Makassar. Ia juga menegaskan bahwa Bogor tidak hanya menjadi pihak yang belajar, karena hubungan seperti ini berjalan dua arah, termasuk melalui pertukaran inovasi yang dilakukan kedua kota.

Dengan komitmen membuka ruang kolaborasi, persahabatan antar-TP PKK berpotensi berlanjut pada bentuk kerja sama yang lebih konkret, baik dalam pertukaran program, penguatan tata kelola, maupun kegiatan bersama yang memperkuat jejaring organisasi di tingkat kota.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x