BAB Sembarangan di Gerbong KRL Bogor-Jakarta, KAI Commuter Selidiki

2 menit membaca View : 7
Abdul Halim
News, Peristiwa - 13 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Insiden tidak nyaman terjadi di dalam perjalanan KRL Commuter Line relasi Bogor-Jakarta. Seorang penumpang diduga melakukan BAB sembarangan di gerbong sehingga meninggalkan kotoran di lantai dan memicu keluhan penumpang lain.

Peristiwa tersebut diketahui berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, pada perjalanan KRL dengan nomor 1397A. Foto proses pembersihan gerbong kemudian beredar di media sosial, memperlihatkan petugas kebersihan membersihkan area terdampak serta penumpang yang terlihat menutup hidung karena bau tidak sedap.

Petugas kebersihan bersihkan dan sterilisasi gerbong

Setelah mendapatkan informasi mengenai insiden, petugas langsung melakukan penanganan di area yang terkena. Pembersihan dilakukan sesaat setelah kereta tiba di lokasi, agar gerbong dapat kembali digunakan dengan kondisi yang layak dan nyaman bagi pengguna lain.

Dalam proses tersebut, petugas kebersihan tampak berada di lorong gerbong untuk merapikan dan membersihkan titik yang ditinggalkan kotoran. Sterilisasi dilakukan untuk mengurangi potensi bau dan memastikan kebersihan lantai terjaga sebelum perjalanan berlanjut.

KAI Commuter kecam tindakan tidak menjaga kebersihan

KAI Commuter menyatakan mengambil langkah penanganan atas kejadian yang menimbulkan ketidaknyamanan. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa pihaknya mengecam keras perilaku pengguna yang tidak menjaga kebersihan dan kenyamanan selama berada di dalam kereta.

Karina menegaskan, kebersihan dan kenyamanan merupakan bagian penting dari layanan transportasi publik. Karena itu, manajemen menilai tindakan yang mengganggu pengguna lain sebagai pelanggaran serius terhadap aturan penggunaan Commuter Line.

Penyelidikan kronologi dan identifikasi pelaku dilakukan

Tidak berhenti pada pembersihan, KAI Commuter juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi kejadian secara lebih lengkap. Langkah ini termasuk menghimpun keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi peristiwa.

Selain itu, rekaman kamera pengawas atau CCTV disebut akan diperiksa sebagai bagian dari penelusuran. Manajemen berupaya mengidentifikasi penumpang yang diduga melakukan tindakan tersebut, termasuk memastikan detail waktu dan posisi di dalam gerbong pada saat kejadian.

Penegasan sanksi dan imbauan gunakan fasilitas di stasiun

KAI Commuter menegaskan akan menindak tegas pengguna yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang lain serta tidak mengindahkan aturan saat menggunakan Commuter Line. Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan agar pengguna menjaga etika dan kebersihan selama perjalanan.

Manajemen juga mengimbau penumpang memanfaatkan fasilitas yang tersedia sesuai kebutuhan. Untuk kasus yang berkaitan dengan toilet, KAI Commuter mengingatkan agar pengguna menggunakan fasilitas toilet di stasiun karena fasilitas tersebut telah tersedia di setiap stasiun dan ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau.

Karina menambahkan bahwa pengguna diminta untuk selalu menjaga kebersihan, kenyamanan, serta menghormati sesama pengguna. Hingga kini, proses penelusuran masih berjalan terkait identitas penumpang yang diduga melakukan BAB di dalam gerbong KRL tersebut.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x