Jemput Bola Pelayanan Publik Pemkab Bogor di CFD Cibinong, Disdukcapil Layani Ratusan Warga

3 menit membaca View : 8
Abdul Halim
Bogor, News - 05 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor menghadirkan layanan publik secara langsung di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Tegar Beriman, Cibinong, melalui program jemput bola yang berlangsung pada Semester II 2026. Inisiatif ini memudahkan warga mengurus kebutuhan administrasi kependudukan, melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta memanfaatkan fasilitas WiFi gratis tanpa harus menunggu jam layanan kantor pada hari kerja.

Di lokasi CFD, sejumlah perangkat daerah membuka stan pelayanan. Warga dapat mengakses layanan Disdukcapil, Bappenda, hingga Diskominfo, sehingga berbagai urusan yang biasanya memerlukan waktu perjalanan dan antrean bisa ditangani saat aktivitas warga berolahraga dan menikmati suasana akhir pekan.

Disdukcapil Bogor Layani Urusan Kependudukan di CFD

Program jemput bola yang digelar di CFD Cibinong menjadi ruang layanan yang dekat dengan aktivitas masyarakat. Antusiasme terlihat dari data layanan sepanjang Juli hingga Agustus 2026. Disdukcapil Kabupaten Bogor mencatat ratusan warga dilayani setiap pekannya.

Jumlah pemohon tercatat 548 orang pada 5 Juli 2026, lalu kembali tinggi dengan 537 pemohon pada 30 Agustus 2026. Angka tersebut menunjukkan bahwa layanan yang dibawa ke ruang publik mampu menarik warga yang mungkin sebelumnya menunda pengurusan administrasi karena kendala waktu dan jarak.

Rincian Layanan Administrasi Kependudukan yang Dilakukan

Beragam kebutuhan administrasi kependudukan tersedia di lokasi. Warga dapat melakukan pencetakan KTP sebanyak 1.581 dokumen, layanan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 999 dokumen, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 602 dokumen, serta pengurusan akta kelahiran sebanyak 363 dokumen.

Selain itu, layanan lain juga dibuka untuk mendukung kebutuhan keluarga dan perubahan data, seperti 222 layanan surat pindah dan datang, 156 perekaman KTP-el, 149 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta 110 akta kematian. Di sisi teknis, warga juga dapat mengajukan layanan seperti ganti foto dan tanda tangan, kutipan dua kali, hingga biodata, sesuai kebutuhan masing-masing.

Pembayaran PBB di CFD, Tren Penerimaan Meningkat

Tak hanya urusan kependudukan, stan Bappenda Kabupaten Bogor turut menyediakan kanal pembayaran PBB di lokasi CFD. Kehadiran layanan ini memberi pilihan praktis bagi warga yang ingin menyelesaikan kewajiban pajak saat berada di area kegiatan publik, tanpa harus mengatur ulang jadwal untuk datang ke tempat layanan resmi.

Data penerimaan PBB di lokasi CFD menunjukkan tren peningkatan. Pada 5 Juli 2026, penerimaan tercatat Rp610.416, kemudian meningkat hingga mencapai Rp5.303.579 pada 30 Agustus 2026. Kenaikan tersebut mengindikasikan bahwa pendekatan “mendekatkan layanan” dapat berdampak pada partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi dan pembayaran.

WiFi Gratis Diskominfo dan Dukungan Aktivitas Warga

Diskominfo Kabupaten Bogor menghadirkan fasilitas WiFi gratis untuk mendukung aktivitas warga di kawasan CFD. Penggunaan WiFi tercatat mencapai ribuan pengguna setiap pekannya. Jumlah tertinggi tercatat sebanyak 2.028 pengguna pada 19 Juli 2026, dan kembali mencapai 2.062 pengguna pada 30 Agustus 2026.

Fasilitas ini melengkapi fungsi CFD sebagai ruang publik yang tidak hanya untuk bergerak dan bersosialisasi, tetapi juga untuk memudahkan warga mengakses informasi. Kehadiran WiFi dapat membantu warga yang sedang memproses kebutuhan layanan, misalnya mengunggah atau menyiapkan data yang diperlukan, sekaligus membuat suasana CFD lebih nyaman dan terhubung.

Jemput Bola sebagai Model Pelayanan Publik yang Responsif

Pemkab Bogor menilai konsep jemput bola sebagai langkah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat. Alih-alih menunggu warga datang ke kantor, pemerintah hadir langsung di lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga, sehingga hambatan administratif seperti jarak, waktu, dan antrean dapat ditekan.

Model ini juga sejalan dengan upaya memperkuat pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan warga. Dengan layanan yang ditata dalam ruang kegiatan akhir pekan, program diharapkan mampu mendorong semangat “Bogor Istimewa”, sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan dapat hadir tanpa mengganggu rutinitas, selama masyarakat berada di tempat yang tepat.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x