
INFOSENTULCITY.ID – Kebakaran melanda sebuah toko grosir sepatu di Jalan Dewi Sartika, Bogor Tengah, Kota Bogor, tepat berseberangan dengan Alun-Alun Kota Bogor. Peristiwa terjadi pada Jumat, 4 September 2026, dan api membakar lantai dua ruko sehingga warga sekitar panik sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Menurut keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 18.30 WIB saat kepulan asap putih terlihat dari bagian lantai dua. Awalnya asap tersebut sempat diduga berasal dari aktivitas pembakaran biasa di area belakang toko, namun lama-kelamaan asap makin tebal hingga akhirnya warga menghubungi Damkar.
Salah satu saksi, Hendra (54), menjelaskan bahwa pada awalnya ia melihat asap putih muncul dari bagian atas bangunan. Ia sempat beranggapan ada pembakaran yang tidak berbahaya di sekitar belakang toko, sehingga tidak langsung menganggapnya sebagai kebakaran serius.
Namun, perubahan terlihat ketika asap yang semula tipis dan tidak terlalu mencolok semakin pekat. Kepulan asap yang terus bertambah membuat warga di sekitar lokasi akhirnya memilih untuk meminta bantuan petugas, karena kondisi sudah mengarah pada situasi darurat.

Ketika petugas tiba, proses penanganan berlangsung dengan langkah pembukaan akses bangunan. Pintu ruko yang terkunci kemudian berhasil dibuka secara paksa, dan api terlihat sudah berkobar di dalam.
Hendra mengatakan bahwa saat bagian dalam ruko terbuka, kobaran api tampak cukup besar. Di dalam bangunan, terdapat barang-barang seperti dus, karung, serta karet sandal, yang diduga ikut memengaruhi cepatnya penyalaan karena bahan-bahan tersebut mudah terbakar dan berpotensi memperluas api.
Setelah pagar toko dibuka secara paksa oleh petugas, api dilaporkan menyembur keluar dengan warna merah. Kondisi ini menandakan kobaran sudah mencapai bagian-bagian yang lebih intens, sehingga penanganan harus dilakukan dengan cepat agar tidak merambat ke area lain.
Meski tampak besar, Hendra memastikan tidak ada ledakan selama proses pemadaman berlangsung. Ketiadaan ledakan ini menjadi salah satu poin yang meringankan situasi, karena ledakan dapat meningkatkan risiko bagi petugas dan warga yang berada di sekitar lokasi.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pemadam Kebakaran maupun kepolisian terkait penyebab pasti kebakaran serta taksiran kerugian material akibat peristiwa tersebut. Tahap pemeriksaan biasanya diperlukan untuk menelusuri sumber api, kemungkinan faktor kelistrikan, aktivitas operasional di ruko, serta kondisi bangunan yang berpengaruh pada cepat atau lambatnya penjalaran api.
Kebakaran ruko seperti ini juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan di bangunan komersial, terutama yang menyimpan barang dagangan dalam jumlah besar. Mulai dari pemeriksaan instalasi listrik, ketersediaan sarana pemadam awal, hingga prosedur evakuasi bagi pekerja dan pengunjung di sekitar lokasi.
Peristiwa ini terjadi di kawasan yang padat aktivitas, sehingga respons cepat warga dan petugas menjadi faktor krusial untuk menekan dampak lebih luas. Selanjutnya, publik menunggu hasil pemeriksaan resmi untuk memastikan akar masalah serta langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.






Tidak ada komentar