Bupati Bogor Rudy Susmanto minta warga hormati proses hukum KPK

3 menit membaca View : 8
Abdul Halim
Hukum & Kriminal, News - 31 Agu 2026

INFOSENTULCITY.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meminta masyarakat menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Ia menegaskan Pemkab Bogor berkomitmen mendukung pemberantasan korupsi sekaligus memberi ruang bagi aparat penegak hukum untuk bekerja sesuai ketentuan.

Rudy menyampaikan imbauan tersebut pada Senin, 31 Agustus 2026. Menurutnya, proses hukum perlu berjalan tanpa intervensi, termasuk dalam hal pemberitaan yang berpotensi menimbulkan keresahan. Ia juga menyatakan informasi perkembangan proses hukum nantinya akan disampaikan melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sementara Pemkab Bogor akan terus mengikuti keterangan resmi dari juru bicara KPK.

Asas praduga tak bersalah, warga diminta menahan opini

Rudy menilai pentingnya menjaga sikap publik agar tidak muncul opini yang belum tentu benar. Baginya, opini yang berkembang di masyarakat dapat mengganggu ketertiban dan menciptakan ketegangan sosial, padahal proses hukum membutuhkan ruang untuk berjalan secara prosedural. Ia mengajak semua pihak untuk menahan diri, memberi kesempatan kepada aparat menjalankan tahapan penyidikan dan pemeriksaan sesuai aturan.

Dalam pandangannya, penghormatan terhadap proses hukum bukan hanya soal individu yang sedang diperiksa, tetapi juga menyangkut cara masyarakat menjaga kondusivitas daerah. Ia menekankan bahwa aparat penegak hukum harus dapat bekerja tanpa tekanan dari pihak mana pun, karena intervensi dapat merusak objektivitas proses.

Dukungan pemberantasan korupsi, pelayanan publik harus tetap berjalan

Di saat yang sama, Rudy menegaskan Pemkab Bogor tidak menutup mata terhadap upaya pemberantasan korupsi. Dukungan tersebut menurutnya diwujudkan melalui komitmen agar penegakan hukum berjalan dengan semestinya, sekaligus memastikan pemerintahan tetap berjalan normal.

Ia juga menegaskan proses hukum yang sedang berlangsung tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Baginya, pelayanan publik menjadi ukuran nyata apakah pemerintahan daerah tetap berpihak pada kepentingan warga. Karena itu, ia meminta semua pihak menjaga agar kegiatan pemerintahan dan layanan dasar tidak terhambat.

Agenda pembangunan dan konektivitas tetap dilanjutkan

Rudy memastikan sejumlah agenda pembangunan di Kabupaten Bogor tetap berjalan sesuai rencana. Fokusnya mencakup konektivitas antarwilayah yang selama ini menjadi kebutuhan penting bagi mobilitas warga dan distribusi ekonomi.

Beberapa rencana yang disebutnya antara lain pembangunan konektivitas Jalan Tegar Beriman menuju kawasan Bojonggede-Kemang. Selain itu, ada pengembangan poros baru di wilayah selatan menuju Cisarua, yang diharapkan memperkuat akses dan membuka ruang pertumbuhan di area tersebut.

Penguatan konektivitas barat dan timur untuk mendorong ekonomi

Menurut Rudy, pembangunan konektivitas tidak hanya diarahkan ke satu sisi wilayah. Pemkab Bogor juga mendorong penguatan jalur di bagian barat melalui Jalan Melasari hingga Sukabumi. Langkah ini diharapkan membantu memperlancar pergerakan barang dan orang antarwilayah.

Di sisi lain, ia menyinggung pengembangan wilayah Bogor Timur, termasuk koneksi Transyogi dengan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Rudy menilai konektivitas seperti ini penting agar rencana pembangunan tidak berhenti di level administratif, melainkan benar-benar terhubung dan berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.

Imbauan agar penyelenggara pemerintahan tidak takut melangkah

Rudy menyoroti dampak psikologis yang bisa muncul ketika publik terlalu cepat membentuk opini. Ia menyebut bahwa Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk terbesar se-Indonesia, sehingga proses pembangunan seharusnya tetap berjalan tanpa membuat penyelenggara pemerintahan merasa takut mengambil langkah.

Ia mengajak masyarakat tetap optimistis melanjutkan pembangunan, sambil menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Penegasan terakhirnya, Rudy meminta semua pihak memberikan semangat bersama, menjaga penghormatan pada proses penegakan hukum, dan tetap berkomitmen membangun daerah.

Pesan tersebut ditutup dengan ajakan agar masyarakat dan seluruh pihak menyayangi Kabupaten Bogor serta terus mendukung kemajuan pembangunan, tanpa mengorbankan ketertiban dan kepastian hukum.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x