Lomba Foto HUT ke-15 Harian Metropolitan, Batas Kirim Diperpanjang sampai 7 November 2026

4 menit membaca View : 7
Abdul Halim
Bogor, News - 25 Okt 2026

Masyarakat yang ingin mengikuti Lomba Foto HUT ke-15 Harian Metropolitan masih punya waktu untuk mengirimkan karya. Panitia memperpanjang batas pengumpulan foto hingga 7 November 2026, dari jadwal awal yang berakhir pada 25 Oktober 2026. Lomba ini mengangkat tema “Wajah Baru Kabupaten Bogor” dan terbuka untuk umum tanpa biaya pendaftaran.

Kompetisi fotografi ini mengajak peserta mengabadikan perubahan serta potensi Kabupaten Bogor, mulai dari pembangunan dan infrastruktur, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga aspek kesehatan dan ragam kegiatan warga. Peserta dapat menggunakan berbagai perangkat, termasuk smartphone, DSLR, mirrorless, maupun drone, dengan ketentuan foto harus diambil di wilayah Kabupaten Bogor dan disertai caption maksimal dua kalimat.

Perpanjangan tenggat lomba foto HUT ke-15

Perpanjangan jadwal memberi ruang lebih luas bagi calon peserta yang belum sempat menyusun konsep atau mengumpulkan bahan foto. Dengan tenggat baru 7 November 2026, peserta masih dapat memotret momen-momen yang relevan dengan tema “Wajah Baru Kabupaten Bogor”, terutama perubahan lingkungan yang berlangsung di area permukiman, pusat kegiatan warga, serta lokasi-lokasi yang menunjukkan perkembangan fasilitas publik.

Jika sebelumnya peserta harus menyelesaikan proses produksi foto sebelum 25 Oktober 2026, kini mereka memperoleh tambahan waktu untuk melakukan seleksi gambar, merapikan pencahayaan, dan menyiapkan deskripsi karya. Dalam praktik lomba fotografi, tahapan ini sering menjadi penentu kualitas kiriman, karena peserta perlu memastikan foto sesuai lokasi yang ditetapkan dan memiliki narasi singkat yang kuat, bukan sekadar hasil jepretan yang menarik.

Tema “Wajah Baru Kabupaten Bogor” dan batasan konten

Panitia menekankan bahwa karya yang diikutsertakan harus menampilkan wajah baru Kabupaten Bogor melalui lensa fotografi. Ruang lingkupnya mencakup berbagai bidang, seperti pembangunan, infrastruktur, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas warga. Dengan tema seperti itu, peserta dituntut untuk membaca situasi di lapangan dan memilih sudut pandang yang menunjukkan perubahan, bukan hanya dokumentasi kegiatan biasa.

Selain lokasi pengambilan foto, ada syarat penting lain: karya harus merupakan hasil asli dan belum pernah memenangkan perlombaan. Ketentuan ini berkaitan dengan integritas kompetisi, sekaligus mendorong peserta untuk menyiapkan karya yang relevan dengan periode lomba dan sesuai tema yang diminta.

Ketentuan teknis, editing, dan larangan manipulasi

Panitia memperbolehkan pengambilan foto menggunakan smartphone maupun kamera profesional seperti DSLR dan mirrorless, termasuk penggunaan drone. Namun, foto yang dikirim harus berupa satu karya, dan peserta wajib menyertakan keterangan atau caption maksimal dua kalimat. Batasan caption ini membuat peserta perlu menyusun pesan secara ringkas, sehingga pembaca dapat memahami konteks foto tanpa penjelasan panjang.

Untuk pengolahan gambar, editing hanya diperbolehkan untuk penyesuaian tonal, kontras, level, dan kecerahan. Ada larangan tegas terhadap manipulasi foto maupun penambahan tulisan, termasuk penggunaan AI. Pembatasan ini biasanya bertujuan menjaga foto tetap merepresentasikan kondisi visual aslinya, sehingga nilai dokumentatif karya lebih terjaga.

Skema hadiah dan format pengiriman melalui Instagram

Panitia menyiapkan hadiah senilai Rp5 juta untuk juara pertama, Rp3 juta untuk juara kedua, dan Rp2 juta untuk juara ketiga. Selain kategori utama, tersedia pula dua hadiah favorit masing-masing bernilai Rp1 juta. Dengan struktur hadiah seperti ini, peserta punya dua jalur penilaian, yakni berdasarkan penentuan juara dan respons favorit, yang biasanya mempertimbangkan daya tarik visual dan keterhubungan dengan tema.

Untuk pendaftaran, peserta perlu mengunggah karya melalui akun Instagram pribadi. Peserta juga diminta mengikuti dan menandai akun @metropolitanid_, @metrobogor, serta @metropolitanfoto. Di samping itu, peserta wajib mencantumkan tagar lomba dan mengisi formulir pendaftaran yang disediakan panitia.

Verifikasi data foto dan dampak bagi warga yang ingin berpartisipasi

Sebagai langkah verifikasi, panitia mengimbau seluruh peserta untuk tetap menyimpan berkas foto asli beserta metadata EXIF. Imbauan ini penting karena metadata dapat membantu memastikan keaslian foto dan membantu proses pemeriksaan bila diperlukan. Bagi peserta, ini berarti sejak awal mereka sebaiknya mengatur pengambilan gambar dan tidak melakukan proses yang menghapus jejak metadata secara permanen.

Perpanjangan batas pengumpulan karya hingga 7 November 2026 juga berdampak langsung pada warga Kabupaten Bogor yang ingin ikut berpartisipasi. Mereka dapat memanfaatkan waktu lebih panjang untuk memotret perubahan di lingkungan sekitar, baik yang berkaitan dengan pembangunan fisik maupun aktivitas masyarakat sehari-hari. Bagi komunitas fotografi lokal, tambahan tenggat memberi kesempatan merancang sesi pemotretan bersama dan menyesuaikan jadwal dengan lokasi-lokasi yang ingin diangkat.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x