
INFOSENTULCITY.ID – Penataan kawasan Bogor Barat, Kota Bogor, terus dipercepat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Salah satu fokus utama adalah revitalisasi Terminal Bubulak yang dirancang menjadi fasilitas transportasi lebih representatif, sekaligus menunjang mobilitas warga yang bepergian dari Kota Bogor ke wilayah lain maupun sebaliknya.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyatakan pembangunan dan pembenahan Terminal Bubulak akan tetap dilanjutkan. Pemerintah menargetkan terminal yang lebih nyaman untuk mendukung layanan angkutan umum, agar aktivitas naik-turun penumpang berjalan lebih tertib dan memudahkan pergerakan masyarakat di kawasan tersebut.
Terminal Bubulak disebut sebagai terminal yang dikelola Pemkot Bogor. Revitalisasi diharapkan tidak hanya memperbarui tampilan fisik, tetapi juga memperbaiki pengalaman pengguna saat menunggu keberangkatan, berpindah moda, hingga mengakses layanan transportasi umum di sekitar area terminal.
Dedie Rachim menekankan bahwa revitalisasi dilakukan agar masyarakat memiliki ruang mobilitas yang layak. Ini penting karena terminal sering menjadi titik awal maupun titik akhir perjalanan warga, sehingga kualitas fasilitas berpengaruh langsung pada kenyamanan dan kelancaran perjalanan harian.

Langkah Pemkot Bogor menempatkan revitalisasi sebagai bagian dari program penataan kawasan Bogor Barat. Dengan pendekatan seperti ini, pembenahan terminal diharapkan terhubung dengan perbaikan elemen lingkungan lain di sekitar koridor pergerakan masyarakat.
Di Kecamatan Bogor Barat, rencana penguatan infrastruktur juga menyasar kenyamanan pejalan kaki. Pemkot berencana menyiapkan fasilitas pedestrian yang akan dimulai dari kawasan Cifor, sehingga akses warga yang berjalan kaki lebih aman dan tertata.
Selain pedestrian, Pemkot Bogor juga menyebut rencana membuka koridor baru Biskita di wilayah Bogor Barat. Koridor tersebut dirancang menghubungkan titik-titik strategis, mulai dari Bubulak, Cifor, hingga Cangkurawok IPB.
Keberadaan koridor baru ini diharapkan memperjelas arah layanan angkutan, mempermudah warga berpindah dari area terminal ke titik aktivitas lain, serta membantu integrasi pergerakan di kawasan. Dengan jalur yang lebih terstruktur, waktu tunggu dan perpindahan antarrute berpotensi lebih efisien bagi pengguna transportasi.
Saat ini, betonisasi juga sedang dilakukan di wilayah Bogor Barat. Tahap pekerjaan fisik seperti ini menjadi penanda bahwa program penataan tidak berhenti pada rencana, tetapi sudah bergerak pada pembenahan lapangan yang mendukung kenyamanan mobilitas.
Dedie Rachim juga berpesan kepada masyarakat agar ikut menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan, khususnya di sekitar kawasan Situgede. Peran warga dinilai penting agar fasilitas yang dibangun atau ditata bisa tetap terawat dan tidak cepat rusak akibat masalah kebersihan.
Dengan paket penataan yang memadukan revitalisasi terminal, penyediaan ruang pejalan kaki, hingga pengembangan koridor Biskita, Pemkot Bogor berupaya membentuk kawasan Bogor Barat yang lebih fungsional untuk aktivitas harian warga.






Tidak ada komentar