Hari Pelanggan Nasional 2026 di Sentul City, tanam pohon mahoni dan trembesi

4 menit membaca View : 13
Abdul Halim
News, Sentul City - 04 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 di Sentul City, Kabupaten Bogor, tidak berhenti pada seremonial. Pada Jumat, 4 September 2026, acara ini diisi aksi nyata penghijauan melalui penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian lingkungan sekaligus upaya memperkuat ruang terbuka hijau di kawasan. Kegiatan ini melibatkan PT Sentul City Tbk bersama mitra, Kuta Udaya Wangsa (KUW), dengan semangat “Tumbuh Bersama, Hijaukan Masa Depan”.

Dalam pelaksanaan program penanaman pohon, peserta menanam sejumlah jenis pohon, antara lain mahoni, trembesi, dan tabebuya. Langkah tersebut menjadi bagian dari Program Penanaman Pohon Tahap VI yang dijalankan Sentul City, sekaligus mengajak pelanggan dan komunitas untuk ikut berkontribusi bukan hanya saat kegiatan berlangsung, melainkan juga setelahnya melalui perawatan.

Penanaman pohon sebagai cara merayakan Hari Pelanggan

Hari Pelanggan Nasional biasanya identik dengan apresiasi kepada pelanggan. Namun, di Sentul City, momentum tersebut dialihkan menjadi kegiatan yang lebih berdampak bagi lingkungan. Arah kegiatannya jelas, mengubah perayaan menjadi keterlibatan sosial, sebab pohon yang ditanam diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi kenyamanan kawasan.

Ruang terbuka hijau memiliki peran penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan layak dihuni. Selain berfungsi sebagai area aktivitas dan interaksi masyarakat, keberadaan vegetasi juga membantu membangun kepedulian warga terhadap kondisi sekitar. Karena itu, penanaman diposisikan sebagai awal dari proses yang lebih panjang, bukan sekadar aktivitas seremonial.

Peserta juga didorong untuk memahami tanggung jawab setelah penanaman. Pohon yang sudah masuk ke tanah tetap membutuhkan perawatan agar tumbuh optimal. Dengan pendekatan ini, hubungan antara pelanggan, masyarakat, dan lingkungan dibangun dalam bentuk aksi yang konkret.

Kolaborasi Sentul City dan KUW menghadirkan program penghijauan

PT Sentul City Tbk menggandeng Kuta Udaya Wangsa (KUW) untuk menghadirkan kegiatan penghijauan. Kolaborasi tersebut tidak hanya menyatukan sumber daya, tetapi juga memperluas keterlibatan publik. Melalui program yang berjalan, kegiatan penanaman ditempatkan sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan lingkungan yang terus dijalankan.

Jenis pohon yang ditanam juga menjadi perhatian karena masing-masing memiliki karakter tumbuh yang berbeda. Mahoni dan trembesi dikenal sebagai pohon yang berpotensi memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang, sedangkan tabebuya menambah nilai estetika dengan karakter berbunga. Kombinasi ini menunjukkan upaya menghadirkan penghijauan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mempercantik lanskap kawasan.

Program penanaman pohon Tahap VI menjadi indikator bahwa kegiatan serupa sebelumnya telah dilakukan dan berlanjut. Pola berkelanjutan seperti ini biasanya lebih efektif karena perencanaan, pemeliharaan, dan evaluasi dapat dilakukan dari waktu ke waktu, bukan hanya pada satu titik kegiatan.

TumbuhBogorKUW, jejak digital pohon yang ditanam

Yang membedakan kegiatan ini adalah adanya pendekatan digital melalui TumbuhBogorKUW. Pohon yang ditanam tidak sekadar tercatat secara fisik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari jejak digital yang terdokumentasi. Platform ini menyediakan fitur seperti Peta Pohon, Cerita, Adopsi, Tantangan, Simulasi, dan Keluarga.

Dengan adanya dokumentasi digital, keterlibatan publik diharapkan tidak berhenti pada saat penanaman. Masyarakat dapat mengikuti perkembangan pohon yang mereka dukung, sekaligus memahami bahwa penghijauan memerlukan kesinambungan. Cerita dan fitur adopsi juga membantu membangun kedekatan emosional terhadap pohon, sehingga perawatan menjadi lebih terasa sebagai komitmen bersama.

Pendekatan semacam ini relevan untuk mendorong partisipasi yang lebih luas. Saat informasi pertumbuhan dan aktivitas terkait pohon dapat diakses, program lingkungan lebih mudah dipantau dan dinilai dampaknya, baik oleh peserta maupun pihak terkait.

Kolaborasi lintas pihak dan dorongan gaya hidup aktif

Program Hari Pelanggan Nasional 2026 di Sentul City dirancang sebagai ruang kolaborasi antara perusahaan, pelanggan, masyarakat, komunitas, tenant, dan mitra strategis. Setiap pihak dapat berkontribusi sesuai kapasitasnya, sehingga aksi penghijauan tidak bergantung pada satu kelompok saja.

Selain aspek lingkungan, kegiatan luar ruang juga mendorong gaya hidup sehat dan aktif. Aktivitas fisik seperti menanam pohon membuat peserta bergerak, sekaligus memberi pengalaman langsung berada di ruang terbuka. Dalam konteks ini, peringatan Hari Pelanggan Nasional menjadi lebih interaktif dan bermakna karena peserta ikut merasakan proses menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Warisan hijau yang harus dirawat bersama

Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah membangun warisan hijau di Sentul City. Penanaman mahoni, trembesi, dan tabebuya merupakan langkah nyata untuk memperkuat penghijauan kawasan. Namun, keberlanjutan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang ditanam, melainkan oleh perawatan serta keterlibatan masyarakat setelah kegiatan selesai.

Pemanfaatan TumbuhBogorKUW diharapkan memperkuat keterlibatan tersebut dengan menjadikan setiap pohon sebagai bagian dari cerita yang dapat terus didokumentasikan. Dengan begitu, pohon yang ditanam tidak hilang begitu saja setelah hari kegiatan, melainkan menjadi bentuk komitmen yang dapat ditelusuri dan dipelihara bersama.

Jika perawatan berjalan dan partisipasi berlanjut, program seperti ini berpotensi menciptakan dampak yang lebih luas, mulai dari lingkungan yang lebih nyaman hingga tumbuhnya budaya peduli pada ruang terbuka hijau. Itu sebabnya Hari Pelanggan Nasional 2026 di Sentul City dapat dibaca sebagai upaya mengubah apresiasi pelanggan menjadi kontribusi nyata bagi masa depan kawasan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x