9 Model Ikat Rambut Simple yang Rapi dan Bagus untuk Kerja hingga Acara Formal

5 menit membaca View : 2
Abdul Halim
Gaya Hidup, News - 06 Okt 2026

INFOSENTULCITY.ID – Ikat rambut yang rapi sering jadi kunci tampilan saat bekerja, menghadiri acara santai, sampai momen yang lebih formal. Jika kamu sedang mencari cara ikat rambut simple tapi bagus, ada sembilan model yang bisa dibuat dengan teknik dasar seperti kuncir kuda, setengah sanggul, kepang kecil, dan lilitan yang ditahan jepit atau ikat rambut. Gaya-gaya ini cocok untuk rambut panjang maupun medium, karena hasilnya terlihat “niat” tanpa harus ribet.

Model yang dipilih bisa disesuaikan dengan aktivitas harian dan karakter rambutmu. Mulai dari knotted ponytail yang elegan, accent braid yang memberi kesan lembut, pulled back dengan pita yang minimalis, hingga topknot yang klasik dan cepat dibuat. Kamu juga bisa mencoba variasi seperti the hun, simple twisted, knotted half-updo, elegant twist, braided topknot, serta ikat rambut funky yang awet muda. Dengan langkah yang mudah diikuti, kamu bisa menata rambut agar tetap berada di tempatnya sepanjang kegiatan.

Knotted ponytail, kuncir kuda dengan simpul yang terlihat anggun

Knotted ponytail cocok untuk kamu yang ingin tampak rapi dan teratur tanpa harus membuat sanggul penuh. Mulailah dengan mengikat rambut menjadi kuncir kuda di bagian belakang. Setelah itu, tata bagian rambut seolah-olah akan membuat sanggul, lalu bentuk gulungan kecil dari rambut yang sudah ditarik.

Gulungan tersebut kemudian diikat hingga menyerupai simpul. Supaya tampilannya makin “selesai”, tarik ujung-ujung gulungan agar rata, lalu kencangkan menggunakan pita. Detail pita membuat gaya ini lebih menarik, pas untuk kebutuhan dari suasana kampus hingga acara keluarga.

Accent braid, kepangan kecil yang memperkuat tampilan kuncir kuda

Kalau kamu ingin gaya yang terlihat lebih berkelas, accent braid bisa jadi pilihan. Konsepnya ada pada kepangan kecil yang mengapit ikatan kuncir kuda. Cara membuatnya dimulai dari membuat setengah rambut menjadi kuncir kuda di bagian atas kepala.

Pada proses ini, sisi kiri atau kanan dibiarkan tidak terikat dulu. Bagian yang dibiarkan tersebut kemudian dikepang kecil, lalu lilitkan kepangan ke sekitar ikatan ponytail. Agar tidak mudah bergeser, amankan dengan ikat rambut atau jepit rambut, terutama pada bagian ujung kepangan agar jatuh rapi ke samping.

Pulled back dengan pita, minimalis tapi tetap feminin

Pulled back dengan pita cocok untuk kamu yang tidak suka tampilan terlalu ramai. Tekniknya menarik sebagian rambut ke belakang, sementara bagian lain tetap tergerai sehingga wajah terlihat lebih segar. Awali dengan merapikan rambut terlebih dahulu supaya tidak ada bagian yang kusut.

Ambil sedikit rambut dari sisi kanan dan kiri, lalu ikat di bagian belakang. Gunakan ikat rambut dengan pita agar hasilnya lebih rapi dan terlihat terencana. Gaya ini biasanya terasa ringan saat dipakai seharian, termasuk saat aktivitas yang banyak bergerak.

The hun, kombinasi kuncir atas dan rambut bawah yang dibiarkan terurai

The hun menggabungkan kuncir di bagian atas dengan kesan santai dari rambut yang dibiarkan terurai di bawah. Tekniknya mirip knotted ponytail, tetapi ada pembeda yang membuatnya tidak terlalu kaku. Kamu perlu menyiapkan bagian atas dulu, lalu mengikatnya menjadi setengah sanggul.

Setelah itu, hiasi area ikatannya dengan jepit lingkaran atau ikat rambut. Terakhir, rapikan rambut yang terurai agar tetap jatuh rapi dari depan maupun samping. Model ini pas untuk hari-hari ketika kamu ingin tampak rapi, namun tetap ingin ada kesan natural.

Simple twisted, putaran rambut yang cocok untuk berbagai tekstur

Simple twisted bisa dipakai pada rambut bergelombang panjang sedang sampai bahu, tetapi rambut lurus pun tetap bisa tampil menarik. Untuk rambut lurus, kamu bisa menambah hair spray agar teksturnya lebih terasa dan putarannya lebih jelas.

Ambil satu bagian rambut dari pelipis kanan dan kiri, lalu putar rambut berlawanan arah ke bawah sampai ke ujung. Kencangkan putaran menggunakan penjepit atau ikat rambut yang cukup kokoh. Hasilnya biasanya terlihat rapi, dengan kesan natural yang tidak berlebihan.

Knotted half-updo, simpul dasar dengan ujung rambut longgar

Knotted half-updo memberi kesan santai karena ujung rambut dibiarkan longgar. Model ini juga cenderung mudah ditata sehingga cocok untuk kamu yang ingin tampil cantik tanpa menghabiskan banyak waktu. Mulailah dengan mengambil sebagian rambut ke belakang, lalu pisahkan menjadi dua bagian.

Ikatan dibuat menggunakan simpul dasar. Setelah simpul selesai, biarkan ujung rambut tetap longgar. Agar bagian lain tidak mudah lepas saat beraktivitas, kencangkan ujung rambut bagian lainnya menggunakan jepit rambut.

Topknot, ikatan klasik cepat dibuat yang tetap terlihat elegan

Topknot adalah gaya ikat rambut klasik yang relatif cepat, tetapi tetap memberi kesan elegan. Buat ekor kuda tinggi terlebih dahulu, kemudian ikat ujungnya dengan longgar. Bagian pangkal rambut bisa dikencangkan dengan jepit rambut agar topknot tidak mudah bergeser.

Gaya ini juga memberi ilusi rambut lebih penuh dan tampilan yang lebih glamour. Kalau ingin terlihat lebih menarik, kamu bisa menambahkan scrunchie di area tertentu, sehingga perhatian tetap fokus pada bagian ikatan.

Elegant twist dan braided topknot, lilitan rapi untuk kesan lebih mewah

Untuk tampilan yang terasa lebih mewah, kamu bisa mencoba elegant twist. Tekniknya dimulai dengan mengambil sebagian rambut paling luar, lalu membawanya ke belakang. Setelah itu, lilitkan rambut yang sudah disatukan pada ibu jari, kemudian putar ibu jari sampai terbentuk lengkungan.

Ketika lengkungan sudah jadi, kaitkan bagian lengkungan bagian dalam menggunakan hair pins agar tertata rapi. Jika kamu ingin versi yang lebih bertekstur, braided topknot dapat memberi kesan lebih kompleks. Meski terlihat rumit, gaya ini tetap berangkat dari teknik kepang dan ikatan yang sama.

Ikat rambut funky yang awet muda, dari ekor kuda tinggi hingga lilitan pangkal

Model terakhir memberi kesan funky dan awet muda. Mulainya dari mengikat rambut menjadi ekor kuda di atas kepala. Lanjutkan dengan mengepang rambut, lalu kencangkan ujung kepangan menggunakan ikat rambut kecil.

Jika kepangan sudah rapi, lilitkan kepangan tersebut di sekitar pangkal ekor kuda. Pada bagian yang terasa kurang aman, tambahkan jepit rambut agar hasilnya tahan lama dan tidak mudah lepas. Dengan cara ini, gaya tetap terlihat rapi sekaligus punya karakter.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x