Dedie A Rachim Minta Dishub Bogor Perketat Pengawasan Keselamatan Transportasi

3 menit membaca View : 6
Abdul Halim
Bogor, News - 24 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor memperketat pengawasan di seluruh sektor transportasi. Arahan ini disampaikan saat Dedie mengikuti pembacaan amanat Menteri Perhubungan pada peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 tingkat Kota Bogor di Kantor Dishub Kota Bogor, Kamis 24 September 2026.

Dedie menekankan bahwa fokus utama perhubungan bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi memastikan keselamatan masyarakat sejak perjalanan dimulai hingga tiba di tujuan. Ia juga mengaitkan urgensi pengetatan pengawasan dengan kebutuhan mitigasi risiko menyusul sejumlah insiden transportasi yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk pada moda yang berbeda-beda.

Pengawasan keselamatan jadi tuntutan utama Dishub Kota Bogor

Dalam arahannya, Dedie menyampaikan bahwa insan perhubungan memikul tanggung jawab besar untuk menjaga perjalanan masyarakat tetap selamat dan berjalan lancar. Ia menyoroti peran pengawasan sebagai bagian dari upaya preventif, bukan reaktif setelah masalah muncul.

Dedie menilai, standar keselamatan perlu terus diperhatikan dan diperkuat. Pengetatan pengawasan, menurutnya, harus menyentuh aspek yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan, mulai dari kendaraan, titik-titik perlintasan, hingga kondisi lalu lintas di lapangan.

Ia juga mengingatkan agar penguatan tidak terbatas pada satu moda tertentu. Meski beberapa musibah belakangan lebih banyak terjadi di sektor transportasi laut, langkah antisipasi dan mitigasi tetap harus diterapkan pada moda transportasi darat serta sektor perhubungan lainnya yang berhubungan langsung dengan mobilitas warga.

Harhubnas 2026 bukan seremonial, tapi pedoman kerja

Dedie meminta agar amanat Kementerian Perhubungan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial Harhubnas. Ia menginginkan arahan tersebut diterjemahkan menjadi pedoman kerja yang konkret, sehingga pelayanan perhubungan di Kota Bogor benar-benar terasa di keseharian masyarakat.

Menurut Dedie, kinerja perhubungan di tingkat daerah memiliki pengaruh terhadap capaian indikator kinerja perhubungan secara nasional. Artinya, keberhasilan sistem tidak hanya ditentukan di pusat, tetapi berangkat dari kabupaten dan kota, lalu bergulir ke level provinsi, hingga akhirnya berkontribusi pada tingkat nasional.

Dengan kerangka itu, Dishub Kota Bogor diminta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Dedie menekankan bahwa profesionalisme harus tercermin dalam cara pengawasan dilakukan, kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta ketegasan dalam menindak potensi pelanggaran yang dapat mengarah pada risiko keselamatan.

Integritas dan jiwa korsa, dua nilai yang diminta dijaga

Di bagian lain pengarahan, Dedie mengingatkan pentingnya integritas bagi setiap insan perhubungan. Ia meminta seluruh personel bekerja lebih giat, profesional, dan berintegritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dedie juga menyampaikan agar jiwa korsa terus ditingkatkan, namun tetap diimbangi dengan kepatuhan pada integritas. Pesan itu mengarah pada prinsip bahwa semangat kebersamaan tidak boleh mengurangi keteguhan dalam menjaga standar pelayanan dan keselamatan.

Dengan demikian, penguatan pengawasan yang diminta Dedie bukan hanya soal intensitas pemeriksaan, melainkan juga menyangkut kualitas pelaksanaan tugas, konsistensi penerapan standar keselamatan, serta komitmen menjaga kepercayaan publik terhadap layanan perhubungan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x