Aktor Citeureup Bogor Bongki Aditya Raih Aktor Terbaik Festival Film 2026

3 menit membaca View : 6
Abdul Halim
Babakan Madang, News - 22 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Aktor asal Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Rizky Aditya Mauludin atau yang akrab disapa Bongki Aditya, meraih penghargaan Aktor Terbaik pada Festival Film Kabupaten Bogor 2026. Pengakuan itu datang lewat perannya dalam film pendek berjudul Teureup, yang mengangkat kehidupan masyarakat dan potensi daerah setempat.

Dalam Teureup, Bongki Aditya memerankan seorang pengusaha loyang, sebuah profesi yang dekat dengan identitas warga Citeureup. Film berdurasi sekitar 15 menit ini menampilkan kearifan lokal sekaligus menyoroti para pengrajin logam atau loyang yang menjadi salah satu ciri khas wilayah tersebut.

Peran pengusaha loyang jadi kunci Bongki Aditya di film Teureup

Bagi Bongki Aditya, penghargaan itu bukan sekadar capaian individu. Karakter yang ia mainkan memiliki hubungan langsung dengan keseharian masyarakat Citeureup, sehingga proses akting terasa lebih personal. Ia menyebut bahwa loyang bukan hanya benda produksi, melainkan ikon warga di kecamatan tersebut, dan cerita dalam film berangkat dari rutinitas yang benar-benar hidup di lingkungan sekitar.

Film Teureup juga menampilkan identitas wilayah melalui narasi yang menempatkan potensi daerah sebagai bagian dari cerita. Dengan menonjolkan pengrajin serta aktivitas keseharian mereka, film ini memberi ruang pada figur-figur lokal yang kerap tidak tampil di layar secara dominan.

Film pendek Teureup, 15 menit yang mengangkat potensi Citeureup

Teureup disutradarai Yogi Iskandar dan melibatkan talenta lokal asal Citeureup. Selain Bongki Aditya, ada pula Irgi Argis, Akbar, serta sejumlah pemeran lainnya yang turut membangun nuansa cerita agar tetap terasa sebagai kisah dari daerah itu sendiri.

Durasi sekitar 15 menit membuat film ini bergerak cepat, namun tetap memberi penekanan pada pesan utama. Kekuatan utamanya ada pada pemilihan tema, yaitu kearifan lokal, potensi daerah, dan kehidupan masyarakat Citeureup, khususnya komunitas pengrajin logam dan loyang.

Bangga tampil dari daerah sendiri dan dorong talenta lokal

Rizky Aditya Mauludin menyampaikan kebanggaannya bisa terlibat dalam produksi yang mengangkat cerita dari lingkungan asalnya. Ia melihat proses berakting sebagai kesempatan memperkenalkan identitas Citeureup melalui karya perfilman, bukan hanya menjalankan peran sebagai aktor.

Ia juga menilai film tersebut memiliki nilai tersendiri karena kedekatan tema dengan kehidupan warga. Walaupun Teureup belum masuk nominasi pada kategori film terbaik, Bongki Aditya tetap mengapresiasi kerja seluruh tim produksi yang telah menyelesaikan karya tersebut hingga layak dipertontonkan di festival.

Festival Film Kabupaten Bogor 2026, penghargaan untuk karya lokal

Penghargaan Aktor Terbaik Festival Film Kabupaten Bogor 2026 menjadi momen penting bagi Bongki Aditya. Karakter yang ia mainkan, seorang pengusaha loyang, memiliki keterkaitan langsung dengan potensi dan kehidupan masyarakat di daerah asalnya. Hal itu membuat penghargaan terasa semakin bermakna karena selaras dengan identitas yang ingin diangkat dalam film.

Dalam pandangannya, Citeureup memiliki potensi besar, termasuk sumber daya manusia di bidang seni dan kreativitas. Ia berharap semakin banyak warga yang memiliki kemampuan dan talenta mendapat ruang untuk berkembang, tampil bersama, serta ikut berkontribusi dalam berbagai kegiatan maupun produksi film yang mengangkat daerah.

Harapan untuk kolaborasi talenta Citeureup ke depan

Bongki Aditya menutup pernyataannya dengan harapan agar talenta lokal Citeureup bisa terus tampil bersama. Ia ingin karya-karya berikutnya tidak hanya menampilkan tokoh-tokoh dari luar, tetapi memberi kesempatan lebih luas bagi warga setempat agar identitas Citeureup semakin dikenal melalui produksi perfilman dan kegiatan kreatif lainnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x