Kebakaran toko sepatu di Jalan Dewi Sartika Bogor, 40 menit dipadamkan

3 menit membaca View : 10
Abdul Halim
News, Peristiwa - 05 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Kebakaran toko sepatu di Jalan Dewi Sartika, Kota Bogor, Jumat 4 September 2026 malam, sempat menghanguskan bagian dalam ruko dan merembet ke bangunan di sampingnya. Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 19.00 WIB oleh pegawai yang masih berada di lokasi, sementara toko sendiri sudah tutup sejak sekitar pukul 16.30 WIB.

Dalam keterangan Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, M Ade Nugraha, saat kejadian listrik di dalam toko sudah dimatikan. Namun api tetap muncul di dalam bangunan, sehingga petugas pemadam dikerahkan untuk melakukan penanganan cepat. Sebanyak tiga unit pemadam dari Sektor Cibuluh, Yasmin, dan Sukasari diterjunkan ke lokasi.

Kronologi kebakaran toko sepatu di Bogor

Menurut Ade, informasi awal datang dari saksi sekaligus karyawan. Toko diketahui tutup sekitar pukul 16.30 WIB, lalu kebakaran baru terpantau setelah diberi tahu sekitar pukul 19.00 WIB. Ade menegaskan, perangkat elektronik saat toko tutup dalam kondisi mati, dan aliran listrik diputus dari luar melalui MCB.

Di sisi lain, Hendra (54), saksi mata yang melihat langsung dari sekitar lokasi, menyebut kejadian bermula sekitar pukul 18.30 WIB. Ia melihat kepulan asap putih dari lantai dua ruko, semula diduga berasal dari aktivitas bakar-bakar di belakang toko. Namun asap makin tebal, dan orang-orang di sekitar kemudian menghubungi petugas pemadam.

Api padam dalam 40 menit, merembet ke ruko sebelah

Api yang berkobar di dalam toko akhirnya berhasil dipadamkan setelah sekitar 40 menit penanganan. Meski demikian, kebakaran tidak hanya berhenti di satu titik, melainkan sempat merembet ke bangunan di samping toko sepatu.

Ade menyatakan penanganan dilakukan secara aman dan terukur. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut, yang menjadi kabar baik di tengah kerusakan yang ditimbulkan.

Kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah

Kerugian akibat kebakaran disebut bersifat materiil. Ade memperkirakan total kerugian kurang lebih 350 juta rupiah. Angka tersebut merupakan estimasi, sementara detail kerusakan kemungkinan masih akan dipetakan lebih lanjut setelah seluruh proses penanganan lapangan selesai.

Meski penyebab kebakaran belum diketahui, fokus penanganan saat ini diarahkan pada proses penyelidikan. Ade menyebut penyebab kebakaran masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian, mengingat munculnya api terjadi pada kondisi toko yang sudah tutup serta listrik di dalam toko sudah dimatikan.

Aliran listrik sudah diputus, penyebab masih diselidiki

Dalam penjelasan Ade, saat toko tutup seluruh peralatan elektronik dalam keadaan mati dan aliran listrik telah dimatikan dari luar melalui MCB. Pernyataan ini penting karena mengurangi kemungkinan sumber api berasal dari aktivitas listrik yang masih aktif di dalam toko saat jam operasional berakhir.

Namun, keberadaan api di dalam ruko tetap membuka kemungkinan faktor lain, misalnya gangguan teknis yang tidak terlihat, potensi pemicu dari instalasi, atau faktor lain yang akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan. Karena itu, penyelidikan menjadi kunci untuk memastikan akar masalah dan merumuskan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Peristiwa kebakaran ini juga menjadi pengingat bagi pemilik usaha ruko agar memastikan prosedur pemadaman listrik berjalan konsisten, termasuk pengecekan kondisi instalasi dan peralatan yang berpotensi menimbulkan panas. Petugas pemadam telah menangani insiden hingga api benar-benar padam, sementara proses pemeriksaan penyebab kebakaran terus berjalan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x