Water bombing helikopter dipakai padamkan kebakaran TPA Galuga Bogor

3 menit membaca View : 6
Abdul Halim
News, Peristiwa - 07 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Kebakaran yang melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, terus dipadamkan melalui operasi gabungan. Selain penanganan dari jalur darat, petugas juga menyiapkan metode water bombing menggunakan helikopter untuk mempercepat pemadaman pada titik-titik api yang sulit dijangkau armada konvensional.

Dalam rencana operasi tersebut, helikopter dari Grup 2 Skuadron Heli Atang Sandjaja akan diterjunkan untuk menjatuhkan air langsung ke area yang menjadi pusat kobaran. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menyebut air yang dibawa dalam proses water bombing diperkirakan berbobot sekitar 3 ton, dengan harapan dapat membantu api lebih cepat padam karena air meresap hingga bagian dasar.

Water bombing dari udara untuk titik api yang sulit dijangkau

Penanganan kebakaran di TPA biasanya menghadapi tantangan medan dan kepadatan material. Pada kasus di Galuga, titik awal kebakaran disebut berasal dari lahan masyarakat di sekitar area TPA. Dari lokasi tersebut, api kemudian membesar dan meluas mengikuti arah angin, hingga akhirnya merembet ke kawasan TPA Galuga.

Menurut Yudi Santosa, penggunaan water bombing menjadi langkah tambahan untuk memperkuat upaya pemadaman yang sudah dilakukan sejak kebakaran terjadi. Secara teknis, metode ini dipilih agar petugas bisa menjangkau titik api yang tidak optimal bila hanya mengandalkan mobil pemadam, terutama ketika akses darat terbatas atau jarak antar titik sumber api cukup jauh.

Mobil pemadam dikerahkan, total personel lebih dari 100 orang

Dari sisi penanganan di lapangan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor menerjunkan sedikitnya 14 unit mobil pemadam kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk membentuk strategi pemadaman dari beberapa sisi, sekaligus menahan laju api agar tidak merambat ke area lainnya.

Operasi juga melibatkan dukungan lintas instansi. Dua unit armada dari Damkar Kota Bogor turut dikerahkan, sementara Polres Bogor menurunkan dua unit kendaraan untuk mendukung proses penanganan. BPBD mengerahkan empat unit armada dalam upaya pemadaman tersebut.

Dengan gabungan armada dan personel dari berbagai unsur, jumlah tenaga yang terlibat mencapai lebih dari 100 orang. Mereka bekerja untuk mengendalikan kobaran api yang sempat membesar, sekaligus melakukan penanganan agar titik-titik panas tidak kembali aktif setelah dipadamkan.

Air 3 ton dijatuhkan ke titik utama kobaran api

Helikopter yang digunakan membawa air dalam jumlah besar. Yudi Santosa memperkirakan total air yang dibawa untuk water bombing sekitar 3 ton, lalu akan dijatuhkan ke titik-titik tertentu yang menjadi lokasi utama kobaran api. Skema ini bertujuan mempercepat proses pengendalian, terutama pada bagian yang dianggap paling sulit dilayani dari darat.

Dalam prosesnya, petugas tetap melakukan pemadaman dari berbagai sisi di lokasi. Dukungan dari udara bekerja sebagai penguat, bukan pengganti total. Karena itu, sinkronisasi antara tim darat dan operasi helikopter menjadi kunci agar penjatuhan air tepat sasaran dan tidak menghambat upaya pendinginan di area sekitar.

Pemantauan arah angin dan pencegahan api meluas

Selain memadamkan api, petugas juga melakukan pemantauan terhadap arah pergerakan api dan kondisi di sekitar lokasi. Kondisi angin yang sebelumnya membuat api semakin besar dan merembet menjadi alasan mengapa pemantauan tetap dilakukan selama operasi berlangsung.

Pemadaman dipadukan dengan upaya pencegahan agar kebakaran tidak kembali meluas. Operasi terus berjalan dengan fokus pada pengendalian seluruh titik api, termasuk bagian yang telah disasar water bombing dari udara, sambil menyesuaikan langkah tim darat sesuai perubahan kondisi di lapangan.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor bersama seluruh unsur gabungan terus berupaya agar kebakaran di kawasan TPA Galuga dapat segera dipadamkan secara menyeluruh, sehingga kondisi di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, kembali aman.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x