
INFOSENTULCITY.ID – SMA Global Prestasi School (GPS) Bekasi menjuarai Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West pada kategori putra. Pada laga final di GOR Pajajaran, Senin 21 September 2026, GPS mengunci kemenangan 78-70 atas SMAN 5 Bogor (Fivers) lewat pertandingan yang berjalan ketat hingga kuarter terakhir.

Partai puncak ini menjadi pertemuan ulang kedua tim yang sama-sama punya catatan kuat di musim-musim sebelumnya. GPS akhirnya memanfaatkan momentum saat permainan beralih ke ritme mereka, setelah sempat tertinggal di babak awal. Pertandingan juga memperlihatkan duel taktik yang dinamis, termasuk perubahan tempo dan respons cepat dari kedua pelatih saat skor mulai rapat.
Sejak kuarter pertama, Fivers dan GPS tampil saling kejar. Fivers lebih dulu memegang kendali tipis dengan menutup 10 menit awal 17-16. Di fase ini, kedua tim terlihat sama-sama masih mencari celah, terutama dari transisi cepat dan upaya masuk ke area pertahanan lawan.
Masuk kuarter kedua, Fivers justru menemukan ritme menyerang. Dipimpin Bimo Aria Martha, mereka sempat mencetak 12 poin beruntun yang mengubah papan skor menjadi 29-16. Bimo menjadi motor serangan, termasuk dua tembakan tripoin dalam rangkaian tersebut, sehingga keunggulan Fivers sempat melebar cukup jauh.

Namun, GPS tidak kehilangan fokus. Menjelang jeda, mereka melakukan penyesuaian untuk mempersempit jarak. Hasilnya, Fivers yang sempat unggul lebar akhirnya harus menerima bahwa GPS mampu memangkas ketertinggalan menjadi 39-31 saat turun minum.
Kuarter ketiga menjadi pembeda. GPS tampil lebih terstruktur, mempercepat serangan tanpa kehilangan kendali, dan menjaga ritme pertahanan. Fabian Daffarel menjadi salah satu kunci kebangkitan melalui tripoin yang memangkas jarak hingga 43-40, hanya menyisakan waktu 7 menit 3 detik.
Tak lama berselang, Joseph Christian Adriano membantu GPS mengambil alih kendali lewat free throw yang membawa skor berubah menjadi 45-44. Keunggulan itu kemudian diperkuat oleh tembakan tiga angka berikutnya dari Daffa yang masuk hanya empat detik setelah momen sebelumnya, membuat GPS makin percaya diri mengatur tempo.
GPS terus menambah tekanan. Daffa kembali mencetak tripoin saat pertandingan menyisakan 1 menit 46 detik, mengantarkan GPS memimpin 55-49. Meski begitu, Fivers tidak langsung menyerah dan sempat memperkecil jarak lagi menjadi 57-56 dengan sisa waktu tujuh menit.
Memasuki momen krusial, Fivers berusaha mengejar ketertinggalan dengan serangan yang lebih agresif. Erlangga Dzaky Andanputra menjadi figur penting dalam usaha kebangkitan Fivers, sementara GPS tetap mengandalkan tembakan jarak jauh untuk menjaga jarak.
Pada fase ini, Daffa kembali berperan besar. Ia mencetak tripoin dengan waktu tersisa 5 menit 51 detik, membuat GPS menjauh menjadi 62-57. Joseph Christian Adriano juga ikut menekan pertahanan Fivers dengan kontribusi poin yang membuat serangan Fivers sulit berkembang.
Ketika GPS unggul 67-57, Fivers memutuskan meminta timeout. Setelah jeda, Fivers menunjukkan respons cepat. Dzaky dan Bimo masing-masing menambah poin, sehingga jarak mengecil menjadi 69-66. Pergantian momentum ini membuat sisa waktu pertandingan terasa sangat menegangkan.
Di dua menit terakhir, Deandra Radik Dharma tampil menonjol. Ia menunjukkan performa baik saat menyerang maupun bertahan, dan rangkaian lima poin beruntun akhirnya mengunci kemenangan GPS. Skor akhir pun memastikan GPS menjadi juara dengan catatan 78-70.
Keberhasilan GPS tidak hanya bertumpu pada satu pemain. Daffa dan Ghaizan Danish Fadhil menjadi penyumbang poin tertinggi bagi GPS, meski berstatus pemain cadangan. Keduanya mencatat masing-masing 17 poin, sementara Ghaizan juga mencatat 11 rebound yang membantu tim mengamankan momentum.
Joseph Christian Adriano turut memberi dampak besar melalui permainan yang efisien. Ia membukukan 12 poin dan 13 rebound, dengan persentase akurasi tembakan mencapai 83 persen. Kontribusi ini membuat GPS tetap stabil meski Fivers sempat mendekat di penghujung pertandingan.
Di kubu Fivers, Dzaky menjadi pemain dengan kontribusi paling menonjol. Ia mencatat 24 poin, 4 rebound, 3 steal, dan 3 blok. Bimo Aria Martha juga tidak kalah penting dengan 14 poin, 3 assist, dan 2 steal, meski pada akhirnya upaya mereka tidak cukup untuk membalikkan hasil.
Setelah penutupan musim 2025-2026 di West Java-West, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 akan menjangkau 31 kota di 22 provinsi. Program ini tetap menjaring student-athlete terbaik dari tiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui DBL Camp.
Kompetisi juga menghadirkan format pendukung seperti AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100% Indonesia”. Seluruh rangkaian pertandingan bisa disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play dan YouTube Good Day ID, termasuk tayangan laga final.






Tidak ada komentar