
INFOSENTULCITY.ID – Bendungan Cikole di Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Minggu 30 Agustus 2026 mendadak ramai dipenuhi pemancing. Puluhan peserta datang untuk mengikuti Lomba Mancing Bendungan Cikole 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI sekaligus momen menyambut hari jadi Bendungan Cikole.

Kompetisi ini mempertemukan para peserta untuk saling unjuk kemampuan mengolah umpan dan memancing ikan mas, dengan target meraih tangkapan terbanyak. Dari sisi penyelenggaraan, panitia menyiapkan ikan mas yang akan ditebar agar setiap peserta memiliki peluang yang seimbang untuk bersaing.
Ketua panitia penyelenggara, Iwong, menjelaskan bahwa lomba mancing di Bendungan Cikole bukan sekadar ajang hiburan. Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, sekaligus menjadi bentuk perayaan hari jadi Bendungan Cikole. Dengan begitu, acara tidak hanya berorientasi pada hasil lomba, tetapi juga pada penguatan kebersamaan warga sekitar.
Iwong menuturkan, peserta lomba berasal dari komunitas pemancing yang berada di wilayah Ciomas Raya. Ia menyebut ada sekitar 40 pemancing mania yang ikut ambil bagian dalam kompetisi kali ini. Panitia juga menyiapkan stok ikan mas dalam jumlah besar agar suasana lomba terasa hidup dan menantang.

Dalam pelaksanaan lomba, ikan mas menjadi fokus utama peserta. Iwong menyampaikan bahwa panitia menebar sekitar 100 kg ikan mas untuk dilombakan. Penebaran ikan dalam jumlah tersebut menjadi faktor penting karena memengaruhi tempo permainan, peluang peserta, serta daya tarik kompetisi bagi warga yang hadir sebagai penonton maupun pendukung.
Aturan lomba menempatkan peserta untuk berlomba mendapatkan ikan mas terbanyak yang telah disiapkan panitia. Pola persaingan seperti ini biasanya menuntut ketelitian, kemampuan membaca kondisi perairan, serta strategi dalam menentukan umpan yang paling efektif. Karena ikan sudah ditebar, peserta tetap bersaing pada keterampilan memancing, bukan sekadar keberuntungan.
Iwong menambahkan, lomba mancing ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua. Artinya, kegiatan sudah mulai menemukan bentuk dan rutinitasnya di kalender acara lokal. Pelaksanaan pada perayaan HUT ke-81 RI dan momen hari jadi bendungan membuat lomba terasa relevan dengan identitas perayaan warga.
Ia berharap pada penyelenggaraan berikutnya acara bisa berlangsung lebih ramai dan lebih meriah. Harapan tersebut menunjukkan adanya evaluasi dari penyelenggaraan sebelumnya, sekaligus upaya meningkatkan partisipasi komunitas pemancing agar semakin banyak warga yang bisa terlibat langsung.
Ramainya Bendungan Cikole saat lomba berlangsung memperlihatkan bagaimana kegiatan sederhana seperti mancing dapat menjadi ruang interaksi sosial. Selain peserta, kehadiran penonton dan pendukung ikut menciptakan suasana meriah yang biasanya berdampak pada ekonomi warga sekitar, misalnya melalui peningkatan transaksi di lokasi acara atau kebutuhan konsumsi selama kegiatan berlangsung.
Dari sisi pengelolaan, acara seperti ini juga dapat menjadi sarana memperkenalkan bendungan kepada publik secara lebih positif. Ketika bendungan menjadi lokasi kegiatan warga, perhatian terhadap kebersihan dan ketertiban area dapat meningkat, karena ada kepentingan bersama untuk menjaga kelancaran acara.
Dengan adanya penebaran ikan mas dalam jumlah besar, panitia perlu memastikan tata kelola berjalan rapi, mulai dari pembagian sesi, pengawasan area, hingga penanganan hasil tangkapan. Konsistensi penyelenggaraan menjadi kunci agar lomba tetap dipercaya sebagai agenda yang layak diikuti. Apabila tata kelola semakin matang, peluang untuk menarik peserta dari luar wilayah juga akan terbuka.
Di sisi lain, dukungan warga dan komunitas pemancing terbukti menjadi tenaga utama dalam menjaga keberlanjutan acara. Harapan panitia agar lomba lebih ramai pada tahun berikutnya menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki fondasi yang baik, tinggal bagaimana penyelenggara terus meningkatkan kualitas pengalaman peserta dan memastikan kegiatan berjalan tertib.
Melalui Lomba Mancing Bendungan Cikole 2026, warga Ciomas Raya mendapatkan momen kompetisi yang sekaligus merayakan HUT ke-81 RI dan hari jadi bendungan. Dengan 40 peserta dan 100 kg ikan mas yang ditebar, acara ini berhasil menghadirkan tantangan yang nyata sekaligus mempererat hubungan antarwarga di sekitar lokasi.






Tidak ada komentar