Donor darah di Agrowisata Gunung Mas Cisarua, Kompol Basri ikut ajak warga

3 menit membaca View : 9
Abdul Halim
Kesehatan, News - 03 Sep 2026

INFOSENTULCITY.ID – Puluhan warga dan wisatawan yang berkunjung ke Agrowisata Gunung Mas di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan berupa donor darah. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PTPN 1 Regional 2, sekaligus menjadi wadah berbagi bagi pengunjung dan masyarakat sekitar.

Salah satu peserta donor darah adalah Kompol H Basri, Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota. Ia menyempatkan diri mendonorkan darah untuk membantu menjaga ketersediaan darah bagi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan.

Donor darah di Agrowisata Gunung Mas sebagai bagian CSR PTPN 1 Regional 2

Agrowisata Gunung Mas menjadi lokasi yang dipilih untuk menggabungkan kegiatan wisata dengan aksi sosial. Melalui pendekatan CSR, PTPN 1 Regional 2 menghadirkan kegiatan donor darah yang tidak hanya melibatkan internal perusahaan, tetapi juga membuka kesempatan bagi pengunjung yang berada di lokasi.

Manager Pelaksana Harian (PLH) PTPN 1 Regional 2, Asep Taufiq Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang berbagi. Menurutnya, keberlanjutan kontribusi tersebut penting agar kebutuhan darah bagi pasien dan masyarakat yang membutuhkan dapat tetap terpenuhi.

Kompol H Basri tekankan manfaat donor darah untuk ketersediaan

Kompol H Basri menyatakan bahwa setetes darah memiliki nilai besar bagi banyak orang. Ia mengaku sengaja datang untuk menyumbangkan darah meski jarak dari tempat tugasnya cukup jauh, dengan tujuan mendukung upaya kemanusiaan yang berlangsung di lokasi kegiatan.

Basri juga menilai donor darah bukan sekadar tindakan kepedulian sesaat, tetapi bagian dari gerakan kemanusiaan yang perlu terus digerakkan. Ia kemudian mengajak masyarakat di berbagai daerah untuk tidak ragu mengikuti kegiatan donor darah ketika ada kesempatan.

“Saya mengimbau kepada warga Indonesia di mana pun berada, apabila ada kegiatan donor darah, agar berusaha ikut menyumbangkan darah karena sangat bermanfaat,” ujar Kompol H Basri.

Antusiasme wisatawan dan warga, dukungan langsung dari pihak pengelola

Partisipasi puluhan warga dan wisatawan menunjukkan bahwa kegiatan donor darah bisa berjalan efektif ketika diselenggarakan di ruang yang dekat dengan aktivitas masyarakat. Dengan hadirnya wisatawan, kegiatan sosial ini tidak berhenti pada lingkup lokal, melainkan turut mengundang perhatian lebih luas.

Kompol H Basri juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen Agrowisata Gunung Mas. Ia menilai pihak penyelenggara telah menjalankan kegiatan sosial tersebut dengan baik, termasuk peran manager dan asisten manager dalam memastikan pelaksanaan donor darah berjalan lancar.

Kompol H Basri menyebut apresiasinya kepada pihak Agrowisata Gunung Mas yang melaksanakan kegiatan donor darah.

Kenapa donor darah perlu dijaga, dan apa dampaknya bagi masyarakat

Donor darah secara rutin memiliki peran strategis dalam sistem layanan kesehatan. Ketersediaan darah tidak bersifat instan, karena kebutuhan bisa muncul kapan saja dan berasal dari beragam kondisi medis. Ketika stok darah terjaga, peluang penanganan pasien menjadi lebih baik dan proses layanan dapat berjalan sesuai kebutuhan.

Karena itu, kegiatan seperti yang digelar di Agrowisata Gunung Mas dapat dipandang sebagai upaya konkret menghadirkan kontribusi sosial. Selain menambah pasokan darah, kegiatan ini juga membangun kebiasaan masyarakat untuk ikut terlibat dalam aksi kemanusiaan.

CSR yang terhubung dengan publik, peluang penguatan program sosial berikutnya

Model CSR yang melibatkan pengunjung dan warga sekitar memberi nilai tambah. Program tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mendorong interaksi langsung antara perusahaan, masyarakat, dan pihak kepolisian melalui partisipasi donor darah.

Dengan adanya dukungan dari berbagai unsur, kegiatan serupa berpotensi ditingkatkan ke depannya, baik dari sisi jumlah peserta maupun frekuensi pelaksanaan. Langkah ini juga dapat memperluas edukasi tentang pentingnya donor darah, sekaligus mengurangi hambatan psikologis bagi warga yang selama ini ragu untuk berpartisipasi.

Aksi kemanusiaan di Agrowisata Gunung Mas, Cisarua, menunjukkan bahwa kegiatan wisata dapat menjadi pintu masuk untuk kontribusi nyata. Melalui partisipasi warga dan tokoh masyarakat, donor darah diharapkan terus menjadi agenda yang berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi mereka yang membutuhkan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x