
INFOSENTULCITY.ID – Pasar Jambu Dua di Kota Bogor kini tampil dengan wajah baru di lantai dua, menghadirkan ruang kuliner sekaligus tempat nongkrong untuk anak muda. Area yang mulai dibuka sejak Mei 2026 itu berlokasi di Jalan A. Yani No.1, Bantarjati, Kota Bogor, dan diisi 184 tenant aktif dengan ragam usaha seperti makanan, fashion, hingga photobooth.

Perubahan ini membuat pengalaman berkunjung tidak lagi sebatas transaksi kebutuhan harian. Pengunjung bisa menikmati berbagai menu kekinian dalam satu kawasan, tanpa perlu berpindah tempat, sekaligus mengabadikan momen di booth foto bertema. Menariknya, kisaran harga makanan dan minuman disebut rata-rata berada di Rp10.000 hingga Rp50.000, sehingga relatif terjangkau untuk berbagai kalangan.
Jika pasar tradisional umumnya identik dengan aktivitas jual beli, lantai dua Pasar Jambu Dua justru dirancang lebih modern dan nyaman untuk nongkrong. Julukan “spot kuliner ala Blok M” muncul karena pengunjung dapat menemukan deretan tempat makan dan minum dalam satu lokasi, dengan suasana yang lebih dekat ke tren anak muda.
Di area ini, pengunjung tidak hanya didominasi orang tua atau pembeli kebutuhan pasar. Anak muda dari kelompok Gen Z hingga milenial juga terlihat menjadi bagian dari keramaian, memanfaatkan waktu luang untuk mencoba menu baru, bertemu teman, atau sekadar bersantai sambil menikmati suasana.

Lantai dua Pasar Jambu Dua saat ini menampung 184 tenant aktif, dengan pilihan usaha yang beragam. Dari sisi kuliner, pengunjung dapat menjumpai jajanan yang sedang tren, seperti mi kolagen, donat labibi, gabin dengan varian rasa, sate jamur, dan dimsum.
Tak berhenti di jajanan nusantara, pilihan rasa internasional juga hadir. Beberapa tenant menawarkan makanan bercita rasa Korea, Jepang, dan Thailand, termasuk minuman seperti es sekoteng. Keragaman menu ini membuat pengunjung bisa membentuk “rute” makan sendiri, mencoba beberapa gerai sekaligus dalam satu kunjungan.
Beberapa nama tenant yang disebut turut meramaikan antara lain Love Cheese, Susu Murni Bahagia, Dimsum Difar, Cimol Keju Barito, dan Helo Pasta.
Salah satu daya tarik paling terasa adalah rentang harga yang relatif ringan. Dengan kisaran Rp10.000 hingga Rp50.000 untuk makanan dan minuman, pengunjung tidak harus menyiapkan anggaran besar untuk menikmati beberapa menu berbeda.
Model pengalaman seperti ini biasanya mengundang pola belanja “coba-coba” dan mendorong orang datang berulang. Ketika harga berada di level menengah bawah, pilihan menu yang banyak menjadi lebih mudah dieksplorasi, baik saat datang bersama teman maupun saat mengajak keluarga.
Fungsi lantai dua Pasar Jambu Dua tidak berhenti pada urusan makan. Pengunjung juga bisa mengisi waktu dengan aktivitas lain setelah menyantap menu pilihan. Salah satunya adalah tenant photobooth dengan konsep dan tema berbeda-beda, sehingga pengunjung muda dapat mengabadikan momen bersama teman atau keluarga.
Di sisi lain, terdapat tenant fashion yang menawarkan produk pakaian dan kebutuhan fesyen, mulai dari sepatu, kaos, celana hingga kacamata. Produk fashion dengan konsep thrifting juga tersedia, memberi opsi bagi pengunjung yang ingin berburu barang dengan harga lebih terjangkau.
Beberapa pakaian disebut dapat diperoleh mulai dari harga Rp20.000, yang membuat area ini tidak hanya menarik untuk kuliner, tetapi juga untuk kegiatan berburu gaya dengan budget terbatas.
Pasar Jambu Dua beroperasi setiap hari, dari Senin hingga Minggu. Kawasan sentra kuliner di lantai dua dibuka mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, sehingga pengunjung bisa datang untuk sarapan ringan, makan siang, hingga menikmati waktu sore sampai malam.
Bagi warga Jakarta yang ingin mencoba suasana lantai dua Pasar Jambu Dua, akses menggunakan transportasi umum dapat ditempuh dengan KRL menuju Stasiun Bogor. Setelah tiba di Stasiun Bogor, perjalanan dilanjutkan ke Halte Stasiun Bogor, lalu menggunakan BisKita dengan kode K5 atau K6 menuju Halte SLTPN 8.
Setelah turun di halte tersebut, perjalanan bisa diteruskan dengan berjalan kaki ke arah selatan hingga menemukan bangunan Pasar Jambu Dua di Jalan A. Yani, Bantarjati, Kota Bogor.






Tidak ada komentar